Harga Emas di Pegadaian Melemah Serentak pada Selasa 12 Mei 2026

Harga Emas di Pegadaian Melemah Serentak pada Selasa 12 Mei 2026
ILUSTRASI emas antam (sumber foto: NET)

JAKARTA - Pergerakan harga emas di Pegadaian pada Selasa dini hari, 12 Mei 2026, memperlihatkan penurunan secara serentak untuk seluruh jenis logam mulia.

Berdasarkan data resmi per pukul 05.40 Wita, harga emas Antam, UBS, hingga Galeri 24 kompak melemah jika dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya.

Emas Antam saat ini berada di level Rp2.918.000 per gram, mengalami penurunan dari posisi sebelumnya yakni Rp2.953.000 pada pasar perdagangan.

Penurunan juga dialami oleh emas UBS yang sekarang dipatok Rp2.862.000 per gram, menyusut dari harga sebelumnya sebesar Rp2.891.000.

Sementara itu, emas Galeri 24 tercatat pada angka Rp2.814.000 per gram, turun dari Rp2.836.000 dalam kurun satu hari terakhir.

Koreksi harga ini menjadi penanda tren pelemahan yang mencerminkan penyesuaian pasar terhadap fluktuasi harga logam mulia global.

Nilai buyback atau harga jual kembali tercatat di kisaran Rp26.360 per 0,01 gram pada perdagangan Selasa ini untuk para pemilik logam mulia.

Di tengah situasi penurunan tersebut, variasi ukuran emas yang ditawarkan tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas.

Produk Galeri 24 tersedia mulai dari ukuran 0,5 gram sampai 1 kilogram bagi para investor yang ingin mengoleksi aset fisik.

Sementara UBS menawarkan pilihan dari 0,5 gram hingga 500 gram, sehingga memberikan fleksibilitas bagi investor dengan berbagai skala modal.

Rincian harga emas Antam dimulai dari 0,5 gram seharga Rp1.512.000, ukuran 1 gram Rp2.918.000, hingga ukuran 100 gram mencapai Rp285.776.000.

Untuk emas UBS, harga 0,5 gram dipatok Rp1.547.000, lalu 10 gram seharga Rp27.926.000, dan ukuran 500 gram sebesar Rp1.388.096.000.

Sedangkan emas Galeri 24 dibanderol Rp1.476.000 untuk 0,5 gram, ukuran 100 gram Rp273.408.000, hingga 1.000 gram senilai Rp2.727.354.000.

Penurunan harga ini menjadi perhatian bagi para pelaku pasar dan masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai utama.

Fluktuasi yang terjadi memperlihatkan dinamika pasar yang terus bergerak dalam waktu singkat pada periode perdagangan kali ini.

Kondisi ini sekaligus membuka peluang bagi investor untuk menyesuaikan strategi pembelian di tengah tren harga yang sedang melemah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index