Tim Ekonomi Flavio Bolsonaro Canangkan Batas Utang Publik Brasil

Tim Ekonomi Flavio Bolsonaro Canangkan Batas Utang Publik Brasil

BULETINFINANSIAL.COM — Pernyataan tersebut disampaikan Sachsida melalui unggahan media sosial pada Rabu lalu. Langkah ini menjadi salah satu pilar utama platform ekonomi Bolsonaro yang tengah bersaing ketat melawan petahana, Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, dalam jajak pendapat terbaru.

Mekanisme Pembatasan dan Target Fiskal

Dalam video yang dibagikan di platform X, Sachsida menjelaskan bahwa mekanisme batas utang akan bekerja secara otomatis. "Kami akan menyetujui batas untuk utang publik. Jika utang terlalu tinggi, batas belanja dipicu, menempatkan lintasan fiskal pada jalur yang berkelanjutan," ujarnya.

Sebelum resmi bergabung dengan tim kampanye Bolsonaro pekan lalu, Sachsida sempat menulis di Substack bahwa batas utang yang diusulkan bisa meniru model yang pernah diterapkan Brasil. Pemotongan belanja akan terjadi secara otomatis ketika utang publik bruto naik melampaui 65 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Saat ini, rasio utang publik Brasil berada di angka sekitar 82 persen dari PDB. Angka ini meningkat lebih dari 10 persen sejak Lula kembali menjabat pada 2023.

Jejak Kebijakan Pembatasan Belanja di Brasil

Wacana ini mengingatkan pada kebijakan serupa yang pernah berlaku di Brasil. Pada 2016, di bawah pemerintahan presiden yang pro-pasar, Michel Temer, legislatif Brasil mengesahkan amendemen konstitusi untuk memberlakukan batas belanja. Aturan itu membatasi kenaikan belanja federal hanya setara inflasi tahun sebelumnya, yang secara fundamental menghambat ekspansi anggaran pemerintah.

Aturan tersebut kemudian dilonggarkan beberapa kali sebelum akhirnya digantikan oleh kerangka fiskal baru yang diterapkan Lula pada 2023. Kerangka baru ini menggabungkan target hasil primer dengan kenaikan belanja riil antara 0,6 persen hingga 2,5 persen per tahun.

Para kritikus memperingatkan bahwa batas utang justru membatasi belanja pemerintah di masa krisis. Di sisi lain, kelompok konservatif kerap mendorong kebijakan ini sebagai jalan untuk memangkas program-program sosial negara.

Dinamika Politik dan Ancaman Eksternal

Jajak pendapat Nexus yang dirilis pekan ini menunjukkan Lula dan Bolsonaro hampir imbang. Jika keduanya maju ke putaran kedua, Lula diprediksi menang tipis dengan 46 persen berbanding 45 persen untuk Bolsonaro. Isu ekonomi diprediksi menjadi faktor penentu, mengingat inflasi yang melambat dan tingkat pengangguran yang mencapai rekor terendah dalam beberapa bulan terakhir.

Kampanye Bolsonaro kerap memperingatkan bahwa kemenangan Lula lagi akan menjerumuskan Brasil ke jurang resesi. Sebaliknya, kubu Lula menyoroti keberhasilan pemerintahannya, seperti penguatan nilai mata uang dan penurunan angka pengangguran, meski suku bunga yang relatif tinggi menjadi sasaran kritik sayap kanan.

Flavio Bolsonaro, putra mantan Presiden Jair Bolsonaro yang kini menjalani hukuman 27 tahun penjara atas tuduhan percobaan kudeta, telah mendapat dukungan resmi dari sang ayah pada Desember lalu untuk mewakili Partai Liberal. Situasi ini semakin rumit dengan adanya potensi intervensi dari Presiden AS Donald Trump, yang dikenal dekat dengan kampanye Bolsonaro dan sebelumnya pernah memberlakukan tarif berat pada ekspor Brasil sebagai tekanan agar pengadilan menghentikan penuntutan terhadap Jair Bolsonaro.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index