Pemerintah Siapkan Bantuan untuk UMKM Terdampak Kebakaran Desa Sade

Selasa, 01 September 2026 | 11:47:39 WIB
Menteri UMKM Maman Abdurrahman (FOTO: NET)

JAKARTA - Pemerintah akan menyiapkan bantuan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Desa Adat Sade, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terdampak kebakaran.

Menteri UMKM dari sumbernya mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata untuk mendata dan memetakan pelaku UMKM yang terdampak.

Dari sumbernya mengatakan pihaknya sedang menyiapkan sejumlah program pemulihan guna memastikan keberlanjutan usaha para korban.

Berdasarkan data sementara, ada sekitar 80 kepala keluarga (KK) pelaku usaha yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

"Total sih tadi kalau nggak salah sekitar 80-an KK ya kalau nggak salah ya yang di Desa Sade itu tadi sekitar itu yang terkena dampak. Nanti kami cek," ujar dari sumbernya di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2026).

Dari sumbernya menjelaskan skema penanganan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pelaku usaha.

Pemerintah menyiapkan beragam opsi, mulai dari relaksasi kredit perbankan hingga suntikan modal baru.

Namun, dari sumbernya memastikan penerapan bantuan ini tetap akan dikoordinasikan secara matang dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten setempat guna memastikan pembagian kewenangan yang tepat.

"Macam-macam. Kan pasti ada macam-macam tuh. Ada yang mungkin mereka sudah punya pinjaman di bank, nah itu mungkin kami restrukturisasi, kami kasih grace period. Kalau yang tidak punya pinjaman di bank nanti kami mungkin kasih bantuan permodalan segala macam," tambah dari sumbernya.

Perihal UMKM terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), dari sumbernya menyebut proses pendataan masih terus berjalan.

Menurut dari sumbernya, penanganan UMKM di NTT berbeda dengan bencana Sumatera.

Sebab, bentuk intervensi pemerintah selalu disesuaikan dengan skala dampak dan kewenangan yang ada.

"Kan kami juga harus lihat kalau memang ternyata dari segi kewenangan itu cukup di-handle oleh pemerintah provinsi atau pemerintah kabupatennya ya, kami akan serahkan kepada pemerintah provinsi atau kabupaten. Nah kalau yang kayak di Sumatera kan dia skalanya udah besar sekali jadi makanya kami ikut turun di situ. Makanya ini lagi dalam proses pemetaan," beber dari sumbernya.

Tags

Terkini