BULETINFINANSIAL.COM — Kemenangan ini terasa spesial bagi Elkan Baggott. Pemain berusia 23 tahun itu resmi menjalani laga perdananya bersama The Lions, dan ia langsung mendapat kepercayaan besar dari pelatih Alex Neil. Menariknya, Baggott tidak ditempatkan di posisi naturalnya sebagai bek tengah, melainkan dimainkan sebagai bek kiri dalam skema 4-2-3-1.
Peran yang tidak biasa itu dijalani Baggott dengan solid. Ia tampil disiplin dalam bertahan dan aktif membantu serangan dari sisi sayap. Catatan statistiknya pun impresif, dengan rating 8,3 dari laman resmi pertandingan. Pada pertengahan babak kedua, ia kemudian ditarik ke posisi bek tengah.
Penyesuaian Taktik dan Ketajaman yang Kurang di Lini Depan
Alex Neil mengakui laga tandang melawan tim divisi bawah tidak pernah berjalan mudah. Ia menyoroti awal pertandingan yang brilian dari anak asuhnya, di mana mereka dua kali mengenai mistar gawang dalam 15 menit pertama. Neil menilai timnya seharusnya bisa menuntaskan laga dengan skor lebih besar.
"Kami mungkin bisa mencetak dua, bahkan tiga gol pada periode tersebut. Kemudian mereka mulai menyesuaikan permainan dengan kami, sehingga pertandingan menjadi sedikit lebih sengit pada tahap itu," ujar Neil dalam pernyataan resmi klub, dikutip Rabu (26/8).
Memasuki babak kedua, Neil mengubah bentuk permainan untuk meredam agresivitas tuan rumah. Ia menginstruksikan timnya untuk lebih mengandalkan strategi kolektif daripada duel satu lawan satu. Saat Cambridge United mulai bermain menekan dengan memanfaatkan bola-bola mati, soliditas lini belakang Millwall menjadi kunci utama.
Apresiasi Khusus untuk Pertahanan dan Mentalitas Tim
Neil memberikan pujian khusus kepada barisan pertahanan yang berhasil meredam tekanan tuan rumah di penghujung laga. Ia menilai timnya mampu melewati fase sulit dengan baik, meskipun mengakui ada kekurangan kualitas di sepertiga akhir lapangan untuk mencetak gol tambahan.
"Kami harus bertahan dalam situasi-situasi tersebut, dan kami berhasil melakukannya. Mungkin kami hanya sedikit kurang tenang, dan ada kekurangan kualitas di beberapa area pada sepertiga akhir lapangan untuk bisa mencetak gol kedua. Namun secara keseluruhan, saya senang dengan para pemain," kata Neil.
Pelatih asal Skotlandia itu juga menekankan pentingnya mentalitas dalam turnamen seperti Carabao Cup. Ia mengingatkan para pemain bahwa tampil bagus di setiap laga adalah hal yang mustahil, tetapi kemampuan untuk memenangkan pertandingan yang tidak mudah adalah kualitas yang ia cari.
"Saya juga mengatakan kepada mereka, kalian tidak akan bermain bagus di setiap pertandingan. Menurut saya, ini bukan penampilan yang buruk. Kami mampu melewati bagian-bagian pertandingan yang tidak mudah, yang memang harus bisa kami lakukan dengan baik. Jadi, saya senang," pungkas Neil.
Dengan hasil ini, Millwall melaju ke babak ketiga Carabao Cup 2026. Bagi Baggott, performa solid di laga debutnya ini menjadi modal berharga untuk bersaing memperebutkan tempat reguler di skuad utama Millwall musim ini.