Nokia 300 Charge Hadir dengan Baterai 3.700 mAh yang Bisa Jadi Powerbank 10W

Nokia 300 Charge Hadir dengan Baterai 3.700 mAh yang Bisa Jadi Powerbank 10W

BULETINFINANSIAL.COM — Nokia 300 Charge mencoba mengisi celah yang jarang dilirik produsen lain: ponsel sekaligus aksesori darurat. Alih-alih hanya menjadi alat komunikasi, perangkat ini dirancang untuk menjadi "teman" bagi smartphone utama Anda saat baterai menipis di tengah aktivitas.

Dari segi dimensi, bodinya memang terlihat lebih bongsor dibanding ponsel fitur kebanyakan. Ini konsekuensi logis dari dudukan baterai berkapasitas besar yang disematkan di dalamnya.

Spesifikasi Utama Nokia 300 Charge

  • Chipset: Unisoc SC6531E
  • RAM dan Penyimpanan: 4GB untuk keduanya
  • Layar: 2,4 inci QVGA
  • Baterai: 3.700 mAh, diklaim tahan 37 jam bicara dan 40 hari standby
  • Kamera: QVGA
  • Port: 3.5mm jack audio

Perlu dicatat, klaim ketahanan baterai tersebut merupakan angka standar pabrikan yang diukur dalam kondisi ideal. Pemakaian nyata dengan sinyal lemah atau penggunaan senter yang intensif bisa menghasilkan durasi berbeda.

Fitur Unggulan: Mode Powerbank dan Senter Terang

Fungsi paling menarik dari perangkat ini adalah "powerbank mode". Mode ini mengaktifkan pengisian daya terbalik (reverse charging) berkekuatan 10W. Nokia menyertakan kabel 4-in-1 yang mencakup adaptor Micro USB, USB-C, dan USB-A, sehingga kompatibel dengan berbagai perangkat.

Kapasitas 3.700 mAh memang tidak akan cukup untuk mengisi penuh tablet atau laptop, tetapi untuk menambah daya smartphone yang hampir mati saat bepergian, kemampuannya bisa diandalkan dalam keadaan darurat.

Selain itu, terdapat senter LED berdaya tinggi yang diklaim empat kali lebih terang dari yang ada di Nokia 105. Kombinasi ini menjadikan 300 Charge perangkat serbaguna yang layak masuk ke dalam tas.

Desain dan Kesan Pertama

Nokia menyebut perangkat ini "rugged" dan "sleek". Dari deskripsi yang diberikan, klaim "sleek" mungkin sedikit berlebihan. Tekstur grip di bagian belakang dan samping memang dibuat untuk menambah ketahanan dan memudahkan genggaman, sehingga kesan kokoh lebih dominan daripada ramping.

Sebagai ponsel fitur, kemampuan komputasinya memang dasar. Layar 2,4 inci dan kamera QVGA hanya cukup untuk tugas-tugas sederhana seperti telepon dan SMS. Namun, kehadiran jack audio 3.5mm menjadi nilai tambah yang hilang dari banyak smartphone kelas atas saat ini.

Harga dan Ketersediaan

Belum ada konfirmasi ketersediaan perangkat ini di Amerika Serikat. Jika diluncurkan, harga yang diprediksi berada di bawah USD 50 (sekitar Rp 825.000 dengan estimasi kurs Rp 16.500). Prediksi harga ini menjadikannya opsi terjangkau untuk kebutuhan darurat, bukan pengganti smartphone utama.

Bagi pengguna di Indonesia yang kerap menghadapi pemadaman listrik atau mobilitas tinggi, ponsel dengan baterai jumbo dan senter terang seperti ini bisa menjadi perangkat cadangan yang praktis. Namun, pastikan ekspektasi Anda sesuai: ini adalah alat komunikasi darurat dengan fungsi tambahan pengisi daya, bukan ponsel pintar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index