BULETINFINANSIAL.COM — Duka mendalam menyelimuti sepak bola Portugal. Quevin Castro, pemain kelahiran Lisbon yang sempat merasakan kerasnya kompetisi Inggris, menghembuskan napas terakhirnya di hari yang seharusnya menjadi awal baru baginya bersama Real Massama. Peristiwa tragis ini terjadi sekitar 10 menit setelah pertandingan persahabatan melawan Estrela de Amadora dimulai.
Kronologi Kolaps dan Upaya Pertolongan di Lapangan
Castro tiba-tiba jatuh tanpa kontak fisik di lapangan. Tim medis dari kedua kesebelasan langsung berlari memberikan pertolongan pertama, termasuk menggunakan defibrillator untuk memulihkan detak jantungnya.
Layanan medis darurat INEM juga diterjunkan ke lokasi sebelum Castro dilarikan ke rumah sakit terdekat. Meski upaya penyelamatan dilakukan maksimal, nyawa pemain berusia 25 tahun itu tidak bisa diselamatkan.
Perjalanan Karier: Dari Akademi Sporting ke Inggris
Kepergian Castro meninggalkan jejak karier yang cukup panjang untuk usianya. Ia menimba ilmu di akademi Sporting CP sebelum memutuskan mencoba peruntungan di Inggris. Nama besarnya sempat mencuat saat memperkuat West Brom pada musim 2021/2022, di mana ia tercatat tampil sebanyak tiga kali.
Selain West Brom, pemain yang berposisi sebagai gelandang ini juga pernah membela York City, Cambridge City, dan Bury Town selama berkarier di Inggris. Pada musim panas 2026, ia memutuskan pulang kampung ke Portugal dan bergabung dengan Real Massama setelah meninggalkan Eastbourne Borough.
Belasungkawa dari Estrela de Amadora
Klub lawan, Estrela de Amadora, turut menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam melalui pernyataan resmi. “Estrela da Amadora menyampaikan kesedihan mendalam atas meninggalnya Quévin Castro, pemain Real Massama,” tulis klub tersebut.
Mereka juga menyampaikan simpati kepada keluarga, sahabat, serta seluruh bagian Real Massama. Pertandingan persahabatan yang berlangsung di Malveira itu menjadi salah satu penampilan awal Castro bersama klub barunya sebelum tragedi ini merenggut nyawanya.
Tragedi yang Mengingatkan pada Risiko Kesehatan Pemain
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya kesiapan medis di setiap pertandingan sepak bola, bahkan untuk laga persahabatan sekalipun. Respons cepat dari tim medis kedua tim menjadi bukti bahwa prosedur penanganan darurat berjalan, meski pada akhirnya hasil akhir tidak sesuai harapan.
Kepergian Castro di usia yang sangat muda menjadi pukulan berat bagi sepak bola Portugal, khususnya bagi Real Massama yang baru saja kedatangan pemain anyarnya. Semua pihak yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kariernya turut berduka atas kepergian gelandang muda tersebut.