BOJONEGORO - Warga yang berencana mempunyai tempat tinggal sekarang mempunyai alternatif pembiayaan yang kian bervariasi lewat Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BRI.
Bukan cuma untuk memesan tempat tinggal baru, KPR BRI pun bisa dipakai buat memesan rumah bekas, perbaikan rumah, refinancing, sampai fasilitas top up bagi nasabah yang memerlukan dana ekstra.
Bermacam-macamnya program ini jadi jalan keluar bagi warga dengan keperluan yang beraneka ragam.
Buat calon pembeli tempat tinggal pertama, KPR BRI memberikan kemudahan sistem pengajuan dan opsi tenor yang bisa diselaraskan dengan kapasitas finansial nasabah.
Sedangkan bagi pemilik tempat tinggal yang mau menaikkan kualitas huniannya, sarana perbaikan dapat menjadi pilihan pembiayaan tanpa perlu merusak kondisi keuangan keluarga.
Bukan hanya itu, program refinancing memfasilitasi nasabah mendapatkan pembiayaan dengan mengagunkan aset rumah yang dipunyai.
Sementara fasilitas top up bisa dipakai oleh nasabah lama yang memerlukan dana tambahan untuk bermacam keperluan produktif ataupun konsumtif.
Salah satu nasabah BRI di Bojonegoro, Rina Pratiwi (32), menyatakan tertolong oleh program KPR BRI ketika memesan tempat tinggal pertamanya.
Berdasarkan penuturannya, sistem pengajuan berlangsung lumayan mudah dan karyawan bank memberikan paparan yang terang terkait skema angsuran.
“Awalnya saya kira KPR hanya untuk membeli rumah baru. Setelah mendapatkan informasi dari BRI, ternyata ada banyak pilihan layanan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Prosesnya cukup jelas dan cicilannya juga bisa disesuaikan dengan kemampuan saya,” ujarnya.
Hal serupa diutarakan Ahmad Fauzi (38), nasabah yang memakai sarana perbaikan rumah lewat KPR BRI.
Dia beranggapan pembiayaan ini menolong keluarganya memperbesar rumah tanpa perlu menghabiskan tabungan.
“Kami ingin menambah satu kamar untuk anak. Dengan fasilitas renovasi dari BRI, kebutuhan itu bisa terpenuhi tanpa harus menunggu bertahun-tahun mengumpulkan dana,” katanya.
Lewat bermacam opsi program ini, KPR BRI diharap dapat jadi jalan keluar pembiayaan yang adaptif bagi warga dalam merealisasikan tempat tinggal yang enak serta pas kebutuhan.