UMKM dan Konsumer Dorong Pertumbuhan Kredit BRI 12,23 Persen

UMKM dan Konsumer Dorong Pertumbuhan Kredit BRI 12,23 Persen
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Hery Gunardi.(FOTO:NET)

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berhasil mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit hingga dua digit sampai periode Mei 2026.

Pencapaian positif ini disokong oleh performa berbagai segmen, dengan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pendorong utamanya.

Merujuk pada laporan keuangan resmi perseroan, kredit BRI mengalami kenaikan sebesar 12,23 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 1.417,20 triliun per Mei 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1.262,72 triliun.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan bahwa laju kenaikan kredit tersebut masih bertumpu pada segmen UMKM karena fokus bisnis utama perseroan memang menyasar sektor tersebut. "Pendorongnya tetap UMKM ya, terus konsumer juga tumbuh, KPR BRIguna-nya juga mengalami pertumbuhan," ujar Hery saat ditemui di Menara Radius Prawiro, Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Di samping segmen UMKM dan konsumer, Hery menerangkan bahwa ekspansi bisnis dari entitas anak usaha turut menyumbang andil positif bagi kinerja keuangan perseroan. "Yang di perusahaan anak juga kan kami ada Pegadaian kan, Pegadaian juga mengalami pertumbuhan yang cukup baik dari bisnis emasnya," ucapnya.

Terkait target penyaluran kredit sampai akhir tahun ini, Hery menegaskan bahwa manajemen belum melakukan penyesuaian terhadap target di dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) yang telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Kami sampai hari ini masih stick dengan RBB yang kami sampaikan ke OJK, belum ada perubahan," tegasnya.

Walau begitu, Hery menaruh harapan agar tekanan dari era suku bunga tinggi ini segera mereda agar permintaan pembiayaan tetap bergairah dan target tahunan perseroan bisa terealisasi. "Mudah-mudahan pressure suku bunga, dengan suku bunga yang tinggi ini enggak terlalu lama, harapannya seperti itu," tutur Hery.

Tren ekspansi kredit di level dua digit ini sejatinya telah terbentuk sejak Kuartal I 2026 saat penyaluran kredit perseroan tumbuh mencapai 13,7 persen secara tahunan menjadi Rp 1.562 triliun.

Sektor UMKM tetap memegang peran krusial sebagai penopang utama portofolio pembiayaan BRI dengan realisasi penyaluran menyentuh Rp 1.211 triliun pada kuartal pertama tersebut.

Selain itu, BRI terus membuktikan konsistensinya sebagai lembaga penyalur utama Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar di tanah air dengan total penyaluran mencapai Rp 47,09 triliun untuk 947.000 debitur sepanjang periode Januari hingga Maret 2026.

Bidang pertanian menonjol sebagai penyumbang terbesar dengan porsi pembiayaan senilai Rp 19,86 triliun atau setara dengan 42,16 persen dari keseluruhan kuota KUR yang sudah disalurkan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index