Kurs Rupiah Anjlok, Premi Asuransi Kendaraan Dipastikan Belum Naik

Kurs Rupiah Anjlok, Premi Asuransi Kendaraan Dipastikan Belum Naik
ilustrasi asuransi mobil Sumber: (NET).

JAKARTA - Kondisi nilai tukar rupiah yang terus mengalami pelemahan hingga menyentuh angka Rp17.800 per dolar AS mulai menimbulkan kekhawatiran di berbagai sektor bisnis, termasuk industri otomotif.

Situasi ini terjadi akibat eskalasi ketegangan geopolitik dunia serta tingginya gejolak pada pasar keuangan global.

Di tengah situasi penuh tekanan ini, publik mulai berspekulasi mengenai efek domino terhadap biaya perawatan dan kepemilikan armada, salah satunya terkait biaya premi asuransi mobil.

Meski demikian, sampai dengan detik ini, besaran premi untuk asuransi kendaraan dilaporkan masih belum bergeser dari tarif semula, walaupun mata uang rupiah melemah dan suku bunga acuan Bank Indonesia merangkak naik.

"Sejauh ini bunga premi asuransi kendaraan tidak ada perubahan,".

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, nilai nominal dari premi asuransi kendaraan pada dasarnya tidak dipengaruhi secara langsung oleh naik turunnya kurs mata uang rupiah ataupun dinamika suku bunga acuan Bank Indonesia.

"Komponen premi yang dibayar adalah rate dikali dengan harga pertanggungan mobil,".

Hal tersebut menunjukkan bahwa sepanjang nilai pertanggungan pada unit kendaraan serta faktor risiko tidak memperlihatkan pergeseran yang fatal, maka besaran premi asuransi mobil akan tetap berada di posisi yang aman dan stabil.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index