Fable Reboot Bertahan di Tengah Badai PHK Xbox, Rilis Februari 2027

Rabu, 16 September 2026 | 22:50:00 WIB

BULETINFINANSIAL.COM — Fable reboot yang dikembangkan Playground Games disebut selamat dari gelombang pemangkasan besar-besaran Xbox selama bertahun-tahun pengembangannya. Direktur permainan, Ralph Fulton, menyebut posisi waralaba ini di dalam ekosistem Xbox jadi tameng utama di balik kelangsungan proyek tersebut.

Wawancara Fulton dengan The Guardian mengungkap sisi lain dari siklus pengembangan panjang yang dialami Fable. Ia menilai waralaba ini punya posisi khusus yang membuat banyak pihak di internal Xbox menganggapnya sebagai bagian penting dari identitas platform.

"What has protected us over a long development cycle is that so many people within Xbox view Fable as vital to the DNA of the platform," kata Fulton kepada The Guardian.

Ia menambahkan bahwa nilai Fable bahkan melampaui kepentingan platform itu sendiri. Menurutnya, kombinasi elemen yang ditawarkan permainan ini tidak ditemukan di tempat lain.

Waralaba Lain Tak Seberuntung Fable

Perlindungan yang dinikmati Fable tidak berlaku merata untuk proyek lain di bawah naungan Xbox. Sepanjang masa pengembangan Fable, Microsoft menutup sejumlah studio, membatalkan proyek, dan melakukan PHK besar-besaran.

Gelombang pemangkasan terbaru terjadi tahun ini dengan 1.600 pekerja terdampak. Masih ada 1.600 PHK lain yang menyusul.

Nasib berbeda dialami Perfect Dark, waralaba lama Xbox yang juga mencoba bangkit lewat reboot. Microsoft membatalkan proyeknya dan menutup studionya.

Dari Forza ke Fable, Lompatan Playground Games

Microsoft mengakuisisi Playground Games pada 2018. Sebelumnya, studio ini dikenal eksklusif lewat seri balap Forza Horizon. Fable menjadi proyek pertama mereka di luar genre balap.

Playground membentuk tim kedua secara internal khusus untuk menggarap Fable. Fulton mengakui proses membangun tim dari nol bukan perkara mudah.

"Building a team from scratch is the hardest thing you can do in video games," ujarnya.

Estafet pengembangan ini sebelumnya dipegang Lionhead Studios, pengembang Fable original. Microsoft menutup Lionhead pada 2016. Seri utama Fable sendiri sudah vakum sejak Fable 3 pada 2010.

Penundaan ke 2027 dan Bayang-bayang GTA 6

Fable reboot awalnya dijadwalkan rilis tahun ini. Jadwalnya mundur ke Februari 2027. Fulton menyebut penundaan itu membantu tim menghindari jendela rilis yang "chaotic".

Istilah tersebut merujuk pada peluncuran GTA 6 yang diprediksi menyedot perhatian besar pasar gim global. Menghindari benturan jadwal jadi pertimbangan strategis tersendiri.

Di sisi lain, Fulton juga menyinggung soal ending Fable. Ia menyebut penutup cerita permainan ini menantang pemain memikirkan identitas diri, dengan konsekuensi personal yang nyata.

Playground disebut terus mengejar kualitas untuk bagian akhir permainan. Upaya itu dilakukan meski data industri menunjukkan hanya sebagian kecil pemain yang benar-benar menuntaskan gim yang mereka mulai.

Dampak ke Pasar Gim Indonesia

Kabar ini relevan bagi komunitas gim di Indonesia yang menantikan kebangkitan waralaba RPG klasik. Fable punya basis penggemar lama di pasar lokal sejak era Xbox 360.

Penundaan ke 2027 berarti penggemar Tanah Air masih harus bersabar lebih lama. Namun kepastian jadwal rilis jadi sinyal bahwa proyek ini tidak akan bernasib sama seperti Perfect Dark.

Terkini