Realisasi KUR 2026 Capai Rp 167 Triliun, Target Perluas Modal UMKM

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:24:44 WIB
Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza.(FOTO:NET)

YOGYAKARTA - Pemerintah menyediakan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp 300 triliun pada tahun 2026 guna memperlebar akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sampai dengan Juli 2026, realisasi penyalurannya sudah menembus angka Rp 167 triliun atau mendekati kisaran 60 persen dari total target yang ditetapkan.

Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza menyampaikan bahwa ketersediaan pembiayaan ini merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam memperkokoh akses modal bagi para pelaku UMKM.

"Karena ini adalah yang dirancang pemerintah, nah khusus untuk pembiayaan kami menyiapkan lebih kurang Rp 300 triliun untuk kemudahan pembiayaan UMKM dengan skema kredit KUR (Kredit Usaha Rakyat)," kata Helvi usai pembukaan program Kumitra di Teras Malioboro, Yogyakarta, Jumat (17/7/2026).

Menurut Helvi, sampai dengan pertengahan tahun 2026 ini, pencairan alokasi KUR sudah menyentuh Rp 167 triliun bagi para pelaku UMKM yang tersebar di bermacam wilayah.

"Update per Juli sudah terserap Rp 167 triliun, artinya sudah mencapai hampir 60 persen. Inilah kenapa kami terus mengadakan kegiatan seperti ini dan juga dibantu Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), bank swasta nasional, pegiat online," ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa pendistribusian dana modal lewat perbankan yang bermitra dengan pemerintah bakal dipantau secara kontinu supaya tepat sasaran sekaligus memberikan faedah nyata bagi pelaku UMKM.

"Dan untuk kemudahan kita fasilitasi pengurusan perizinan berupa kemudahan dengan tidak memungut biaya, jadi perhatian Pak Prabowo itu begitu besar terhadap UMKM, termasuk bagaimana membuka akses pasar," katanya.

Helvi mengimbuhkan, kehadiran program Kumitra menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memacu roda pertumbuhan dan menaikkan skala kelas usaha UMKM, sembari memperkuat proses pendampingan untuk pelaku usaha.

"Nah, salah satu dari program itu adalah Kumitra ini, dalam hal ini sesuai dengan penugasan, kami Kementerian UMKM harus menjaga pertumbuhan UMKM itu dengan menciptakan wirausaha baru, kemudian memfasilitasi sesuai besaran usahanya," katanya.

Terkini