Menhub Dukung Mudik Gratis Lintas Moda Untuk Lebaran 1447 Hijriah Aman

Sabtu, 07 Maret 2026 | 13:04:10 WIB
Menhub Dukung Mudik Gratis Lintas Moda Untuk Lebaran 1447 Hijriah Aman

JAKARTA - Menjelang Lebaran 1447 Hijriah, pemerintah menyiapkan program mudik gratis lintas moda transportasi sebagai langkah strategis memperkuat layanan angkutan Lebaran sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor. 

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan efisien, tanpa menimbulkan kemacetan yang signifikan di jalur darat, laut, maupun udara.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa program mudik gratis ini meliputi berbagai moda transportasi, mulai angkutan sepeda motor menggunakan truk, layanan motor gratis dengan kereta api (Motis), bus, kapal laut, serta stimulus diskon tiket pesawat. 

Dengan demikian, masyarakat memiliki berbagai pilihan transportasi sesuai kebutuhan, sekaligus menekan penggunaan kendaraan pribadi selama masa libur Lebaran.

Dudy menambahkan, koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan operator transportasi menjadi kunci sukses penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026. Sinergi ini ditujukan agar seluruh moda transportasi dapat beroperasi secara terkendali, dan pemudik mendapatkan layanan optimal.

Layanan Angkutan Sepeda Motor dan Bus

Angkutan sepeda motor menggunakan truk menjadi salah satu fokus program. Pendaftar mencapai 172 unit dari total kuota 240 sepeda motor. Menhub menjelaskan bahwa fasilitas ini bertujuan menekan jumlah sepeda motor di jalan raya, sehingga mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan.

“Dengan memberikan fasilitas mudik gratis, paling tidak kita dapat mengurangi penggunaan sepeda motor di jalan,” jelas Menhub. Program ini sekaligus memberikan kemudahan bagi pemudik yang ingin membawa sepeda motornya tanpa harus menempuh perjalanan jauh dengan kendaraan pribadi.

Selain itu, layanan bus mudik gratis menunjukkan antusiasme tinggi. Jumlah penumpang yang mendaftar mencapai 15.550 orang dari total kuota 15.834 penumpang. Bus menjadi pilihan praktis bagi masyarakat yang ingin bepergian hemat, aman, dan nyaman, tanpa harus menghadapi kemacetan atau biaya transportasi tinggi.

Angkutan Motor Gratis Menggunakan Kereta Api dan Kapal Laut

Program angkutan motor gratis dengan kereta api, atau Motis, juga diminati masyarakat. Hingga Jumat, tercatat 9.529 sepeda motor mendaftar dari kuota 11.900 unit, sementara jumlah penumpang yang terdaftar mencapai 18.382 orang dari kuota 28.196 penumpang. 

Layanan ini memudahkan pemudik membawa kendaraan mereka dengan aman, sekaligus mengurangi kepadatan jalan raya.

Untuk angkutan laut, Kemenhub menyediakan kuota sebanyak 69.232 penumpang di seluruh rute lintasan Indonesia. Pada hari pertama pendaftaran, jumlah peserta yang mendaftar tercatat 5.933 orang. Layanan kapal laut diharapkan melayani rute strategis antarprovinsi dan memastikan perjalanan pemudik aman, nyaman, serta tertib.

Stimulus Tiket Pesawat dan Proyeksi Arus Mudik

Terkait transportasi udara, pemerintah memberlakukan stimulus diskon tiket pesawat untuk periode 13–29 Maret 2026. Data Kemenhub menunjukkan jumlah tiket terjual mencapai 1.767.574 kursi, dengan rute terpopuler Jakarta–Denpasar, Jakarta–Medan, dan Jakarta–Padang.

Menhub mengimbau masyarakat memanfaatkan program mudik gratis serta diskon tiket pesawat untuk menekan kepadatan kendaraan pribadi. Dengan kombinasi layanan lintas moda dan harga tiket terjangkau, diharapkan perjalanan mudik berlangsung lebih aman dan nyaman.

Kemenhub memperkirakan pergerakan penumpang Lebaran 2026 akan sedikit menurun, sekitar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dari 146,4 juta orang menjadi 143,9 juta orang. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 16 dan 18 Maret, sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada 25–27 Maret setelah cuti bersama Idul Fitri.

Selain itu, kebijakan work from anywhere (WFA) diterapkan untuk membantu mengurangi kepadatan arus mudik. Kebijakan ini telah mendapatkan persetujuan Presiden Prabowo Subianto dan diharapkan mampu menyeimbangkan distribusi pergerakan masyarakat di berbagai wilayah.

Kolaborasi Pemangku Kepentingan dan Harapan Keselamatan Pemudik

Menhub menekankan pentingnya kolaborasi antara kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan operator transportasi. Koordinasi intensif ini menjadi kunci agar seluruh layanan angkutan Lebaran berjalan lancar, aman, dan terkendali.

“Dengan koordinasi yang optimal dan layanan lintas moda yang tepat, saya optimistis pergerakan masyarakat selama masa libur Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan terkendali,” ujar Menhub. Upaya ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga keselamatan pemudik serta menekan potensi kemacetan.

Program mudik gratis dan stimulus tiket pesawat diharapkan menurunkan penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, sekaligus meningkatkan efisiensi transportasi publik. Penyaluran layanan dilakukan berdasarkan data penerima yang akurat, sehingga setiap pemudik mendapatkan haknya sesuai rencana.

Dengan layanan lintas moda yang terintegrasi, pemudik dapat merasakan perjalanan lebih nyaman dan aman, sementara pemerintah mampu menekan risiko kecelakaan dan kepadatan lalu lintas. Strategi ini juga menjadi model transportasi mudik modern yang efektif bagi masyarakat.

Dampak Positif dan Harapan Lebaran 1447 Hijriah

Program mudik gratis lintas moda, didukung stimulus tiket pesawat, diharapkan memberikan dampak positif jangka panjang. 

Tidak hanya meringankan biaya perjalanan, tetapi juga membantu masyarakat meminimalkan risiko kecelakaan, mengurangi kepadatan jalan, serta menciptakan pengalaman mudik yang lebih teratur dan aman.

Kemenhub memastikan setiap moda transportasi dapat berjalan sesuai rencana, dengan pengawasan ketat dan pemanfaatan data akurat. 

Strategi ini diharapkan menjadi model transportasi mudik yang aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat di masa mendatang, sekaligus menjadi kontribusi nyata pemerintah dalam kelancaran arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.

Terkini