Daftar Harga BBM Terbaru Jumat 6 Maret 2026Pertamina Shell BP Vivo

Jumat, 06 Maret 2026 | 09:03:31 WIB
Daftar Harga BBM Terbaru Jumat 6 Maret 2026Pertamina Shell BP Vivo

JAKARTA - Perubahan harga bahan bakar minyak kembali terjadi di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia. 

Sejumlah badan usaha penyedia BBM kompak melakukan penyesuaian harga pada awal Maret 2026. Kebijakan ini berlaku di berbagai jaringan SPBU milik perusahaan negara maupun swasta.

Kenaikan harga tersebut mulai diberlakukan sejak 1 Maret 2026. Beberapa perusahaan yang menyesuaikan harga produk BBM di antaranya PT Pertamina (Persero), Shell Indonesia, BP-AKR, serta PT Vivo Energy Indonesia.

Penyesuaian ini terutama terjadi pada produk BBM non-subsidi yang banyak digunakan masyarakat. Sementara itu, harga BBM bersubsidi tetap dipertahankan pada level sebelumnya.

Langkah penyesuaian harga ini menjadi perhatian masyarakat karena memengaruhi biaya transportasi maupun aktivitas ekonomi sehari-hari. Namun, perusahaan energi menyatakan bahwa perubahan tersebut mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.

Dengan adanya kebijakan terbaru ini, masyarakat diimbau untuk memperhatikan kembali harga BBM terbaru sebelum melakukan pengisian bahan bakar di SPBU.

Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi di SPBU Pertamina

PT Pertamina (Persero) menjadi salah satu badan usaha yang melakukan penyesuaian harga BBM pada awal Maret 2026. Perubahan harga terutama terjadi pada produk BBM non subsidi yang dipasarkan melalui SPBU di seluruh Indonesia.

Sebagai contoh, harga BBM jenis RON 92 atau Pertamax mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 11.800 per liter pada Februari menjadi Rp 12.300 per liter pada Maret 2026.

Selain itu, Pertamax Green dengan RON 95 juga mengalami penyesuaian harga. Produk tersebut kini dijual seharga Rp 12.900 per liter, naik dari sebelumnya Rp 12.450 per liter.

Produk BBM lainnya juga mengalami perubahan harga. Pertamax Turbo kini dibanderol Rp 13.100 per liter, meningkat dari sebelumnya Rp 12.700 per liter.

Sementara itu, Dexlite juga mengalami kenaikan harga menjadi Rp 14.200 per liter dari sebelumnya Rp 13.250 per liter. Produk Pertamina Dex bahkan meningkat menjadi Rp 14.500 per liter dari sebelumnya Rp 13.500 per liter.

Kenaikan harga pada sejumlah produk tersebut merupakan bagian dari kebijakan penyesuaian yang dilakukan perusahaan.

"PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum," tulis Pertamina.

Harga BBM Subsidi Tetap Tidak Mengalami Perubahan

Di tengah kenaikan harga sejumlah BBM non subsidi, pemerintah masih mempertahankan harga BBM bersubsidi pada level sebelumnya.

Produk BBM RON 90 atau Pertalite masih dijual dengan harga Rp 10.000 per liter. Harga tersebut tidak mengalami perubahan sejak kebijakan sebelumnya.

Hal yang sama juga berlaku pada BBM Solar subsidi. Harga bahan bakar jenis ini masih berada pada angka Rp 6.800 per liter.

Kebijakan mempertahankan harga BBM subsidi dilakukan untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat. BBM jenis ini masih menjadi pilihan utama bagi banyak pengguna kendaraan di Indonesia.

Dengan tidak adanya perubahan harga pada BBM subsidi, masyarakat tetap memiliki alternatif bahan bakar dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan produk non subsidi.

SPBU Swasta Juga Menyesuaikan Harga BBM

Tidak hanya Pertamina, sejumlah SPBU milik perusahaan swasta juga melakukan penyesuaian harga produk BBM mereka.

SPBU Shell, BP-AKR, serta Vivo turut menaikkan harga BBM non subsidi pada periode yang sama. Penyesuaian harga ini mengikuti perkembangan pasar energi global serta mekanisme penentuan harga yang berlaku di Indonesia.

Pada SPBU Shell misalnya, harga Shell Super kini berada di angka Rp 12.390 per liter. Sementara produk Shell V-Power Diesel dijual seharga Rp 14.620 per liter.

Perusahaan energi lainnya seperti BP juga menetapkan harga baru untuk produk mereka. BBM BP 92 kini dijual Rp 12.390 per liter, sedangkan BP Ultimate mencapai Rp 12.920 per liter.

Produk diesel dari BP juga mengalami penyesuaian harga. BP Ultimate Diesel kini dijual dengan harga Rp 14.620 per liter.

Di sisi lain, Vivo Energy Indonesia juga menetapkan harga baru untuk beberapa produknya. Vivo Revvo 92 dijual Rp 12.390 per liter, sedangkan Revvo 95 dibanderol Rp 12.930 per liter.

Adapun produk diesel milik Vivo yakni Diesel Primus dijual dengan harga Rp 14.610 per liter.

Penyesuaian harga yang dilakukan oleh berbagai badan usaha tersebut menunjukkan adanya tren kenaikan harga BBM non subsidi di berbagai SPBU.

Daftar Terbaru Harga BBM di Seluruh SPBU RI, Berlaku 6 Maret 2026

Pertamina (DKI Jakarta)
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Solar Subsid: 6.800 per liter
Pertamax: Rp 12.300 per liter liter
Pertamax Turbo: Rp 13.100 per liter
Pertamax Green 95: Rp 12.900 per liter
Dexlite: Rp 14.200 per liter
Pertamina Dex: Rp 14.500 per liter

Shell
Shell Super: Rp 12.390 per liter
Shell V-Power Diesel: Rp 14.620 per liter

BP
BP 92: Rp 12.390 per liter
BP Ultimate: Rp 12.920 per liter
BP Ultimate Diesel: Rp 14.620 per liter

VIVO
Vivo Revvo 92: Rp 12.390 per liter
Vivo Revvo 95: Rp 12.930 per liter
Vivo Diesel Primus: Rp 14.610 per liter

BP-AKR (Jabodetabek)
BP Ultimate: Rp 12.920 per liter
BP 92: Rp 12.390 per liter
BP Ultimate Diesel: Rp 14.620 per liter

Kenaikan harga BBM non subsidi yang terjadi pada awal Maret 2026 ini menunjukkan bahwa sektor energi terus mengalami dinamika yang mengikuti kondisi pasar global maupun kebijakan nasional. Masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan pilihan bahan bakar sesuai kebutuhan serta memperhatikan harga terbaru yang berlaku di SPBU.

Terkini