Elijah Just dan Misi Swansea City ke Premier League Usai Pesta Gol di Piala Dunia

Elijah Just dan Misi Swansea City ke Premier League Usai Pesta Gol di Piala Dunia

BULETINFINANSIAL.COM — Elijah Just menatap peluang promosi ke Premier League bersama Swansea City yang kini duduk di peringkat kedua Championship. Gelandang serang Selandia Baru itu baru saja mencuri perhatian lewat tiga gol di Piala Dunia, termasuk ke gawang Iran dan Belgia.

Swansea City bersiap melakoni laga tandang ke markas Lincoln City pada Sabtu pukul 15.00 waktu setempat. Elijah Just menjadi salah satu nama yang paling disorot jelang pertandingan tersebut.

Pemain berusia 26 tahun itu kini menjadi langganan di lini tengah Swansea. Klub asal Wales tersebut belum lama ini mendatangkannya dari Motherwell dengan biaya yang dilaporkan mencapai 5 juta poundsterling.

Dari Porirua ke Liga Denmark, Austria, lalu Skotlandia

Perjalanan Just menuju sepak bola Eropa dimulai saat ia meninggalkan rumah pada usia 14 tahun. Ia bergabung dengan Ole Football Academy di Porirua, sebuah sekolah sepak bola yang telah melahirkan banyak pemain internasional Selandia Baru.

Di akademi itu pula Just pertama kali bertemu Marko Stamenic, yang kini menjadi rekan setimnya di Swansea. Keduanya termasuk sejumlah pemain lulusan akademi yang kini berkarier sebagai profesional di berbagai belahan dunia.

Berkat kerja sama akademi dengan pemilik Amerika klub Denmark, Helsingor, Just mendapat kesempatan menjalani trial selama sebulan. Tak lama setelah ulang tahunnya yang ke-19, ia menandatangani kontrak profesional pertamanya.

Tahun pertama Just bersama Helsingor dihabiskan di kasta ketiga Liga Denmark. Ia membantu klub tersebut promosi ke divisi di bawah Superliga. Pada 2022 ia pindah ke Horsens dan sempat merasakan satu musim di kasta tertinggi Denmark sebelum terdegradasi.

Just kemudian bergabung dengan SKN St Polten di kasta kedua Austria sebagai pemain pinjaman pada musim 2024-25. Setelah itu ia menandatangani kontrak dengan Motherwell 14 bulan lalu.

Bersinar di Motherwell Berkat Kepercayaan Jens Berthel Askou

Kedatangan Just ke Fir Park tidak disertai gebrakan besar. Namun keputusan Motherwell mendatangkannya terbukti tepat. Ia tampil impresif di Scottish Premiership di bawah asuhan Jens Berthel Askou, pelatih yang pernah menanganinya di Horsens.

Penampilan Just turut mengantar Motherwell tampil menawan dan melampaui ekspektasi. Ia bahkan masuk daftar nominasi pemain terbaik Skotlandia pada musim tersebut.

"Datang dari Selandia Baru, bisa bermain sepak bola penuh waktu di Eropa adalah hal yang cukup sulit," kata Just.

"Saya cukup beruntung ketika salah satu mantan pelatih saya, Jens, membawa saya ke Motherwell. Seluruh tim kemudian menyatu dengan cara yang menyenangkan, kami bermain bagus, melampaui ekspektasi, dan saya hanya merasa beruntung bisa menjadi bagian dari itu."

Tiga Gol di Piala Dunia dan Sorotan yang Mengubah Karier

Penampilan Just di Motherwell menarik perhatian klub lain. Namun performanya di Piala Dunia menempatkannya di etalase transfer secara terbuka.

Selandia Baru datang sebagai tim yang jauh dari favorit pada turnamen tersebut. Just mencetak gol pada menit ketujuh saat menghadapi Iran di laga pembuka. Ia menambah satu gol lagi dalam laga yang berakhir 2-2.

Gol ketiga Just lahir saat Selandia Baru kalah dari Belgia, hasil yang membuat mereka tersingkir di fase grup. Meski demikian, penampilan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi sang pemain.

"Saya sangat beruntung karena tahun di Motherwell berjalan sukses sehingga saya bisa membawa kepercayaan diri ke Piala Dunia," ujar Just.

"Cara kami bermain membuat kami punya peluang untuk lolos ke babak gugur, jadi itu sedikit mengecewakan. Tapi pengalamannya luar biasa, bukan hanya pertandingannya, tetapi juga berada di dalam gelembung FIFA, dukungan di jalanan, dan melihat semua orang menikmati sepak bola."

Just menyebut capaian Selandia Baru sempat menggeser tim rugby nasional All Blacks dari halaman belakang media selama beberapa waktu. Ia mengaku menerima kiriman video anak-anak sekolah hingga berbagai pub dan bar yang menyaksikan pertandingan.

Masih Beradaptasi, tapi Target Promosi Terbuka

Kurang dari sebulan setelah Piala Dunia berakhir, Just resmi berseragam Swansea. Ia telah tampil di tujuh laga liga klub Wales tersebut sejauh musim ini.

Meski begitu, Just menilai performa terbaiknya belum muncul. Ia mengaku masih dalam proses adaptasi dengan kompetisi Championship yang panjang dan menuntut fisik.

"Saya rasa saya masih menyesuaikan diri. Saya belum menunjukkan permainan terbaik di lapangan, tetapi saya tetap menikmatinya," kata Just.

"Rekan-rekan setim yang mengelilingi saya sangat luar biasa. Saya berusaha melakukan apa pun yang bisa saya lakukan untuk membantu tim."

Swansea saat ini berada di posisi kedua klasemen dan menjaga peluang promosi ke Premier League tetap terbuka. Perjalanan panjang masih menanti, dan Just berharap kisah tak biasa dari Selandia Baru ini berujung pada panggung sepak bola Inggris yang ia tonton sejak kecil.

Pertanyaan Seputar Berita Ini

Di peringk?
t berapa Swansea City di Championship saat ini? A: Swansea City kini duduk di peringkat kedua Championship.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index