BULETINFINANSIAL.COM — Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan pelajar dari 19 sekolah lain di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, diduga keracunan seusai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (1/9). Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mencatat jumlah korban dugaan keracunan mencapai 730 orang per Kamis (3/9) sore. Kepala Dinkes Sidoarjo Lakhsmita Herawati membenarkan angka tersebut.
Kasus serupa tidak hanya terjadi di Sidoarjo. Sepanjang pekan ini, CNNIndonesia.com memantau sejumlah daerah lain yang juga melaporkan dugaan keracunan MBG. Berikut rangkumannya:
1. Rembang, Jawa Tengah
Sebanyak 725 anak dan 25 guru dari SMAN 1 Lasem mengalami diare setelah menyantap menu MBG pada Rabu (2/9). Kepala SMAN 1 Lasem Juhartutik menyebut ada kejanggalan pada tekstur lauk yang diterima para siswa.
"Sepertinya MBG kemarin. Jadi gini ada tim yang mencicipi kan, ada satu itu menemukan yang berlendir, ada satu itu baik. Dan yang berlendir ini sudah disisihkan. Itu kan menunya ayam bakar. Saya klarifikasi ke SPPG itu masaknya jam 3 pagi dini hari, sementara anak-anak itu konsumsinya jam 12," ujar Juhartutik.
Akibat kejadian ini, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah tersebut lumpuh pada Kamis (3/9). Para murid dan guru harus menjalani perawatan karena mengalami gejala mual dan diare. DPRD Rembang turun meninjau langsung kondisi korban di Puskesmas Lasem dan masih menunggu hasil penelusuran Dinkes setempat.