KARAWANG - Kejaksaan Negeri Karawang menetapkan DMP, Retail Risk Officer (RRO) pada bank BUMN wilayah 1 RLPC tahun 2021 sebagai tersangka penyaluran kredit kepemilikan perumahan (KPR) pada PT BAS.
Penyidik juga membongkar aliran dana sebesar Rp 1,4 miliar.
Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Dedy Irwan Virantama menyatakan, DMP merupakan tersangka kelima usai sebelumnya pihak penyidik menetapkan empat tersangka, yaitu VY, HJ, OH, dan HH.
DMP ditetapkan berstatus tersangka usai penyidik menemukan alat bukti yang memadai.
Dedy menuturkan, mengacu pada pendalaman atas aliran dana dalam perkara ini, penyidik mengidentifikasi adanya beberapa transaksi finansial antara tersangka HJ dengan DMP yang merupakan Retail Risk Officer (RRO) pada bank BUMN wilayah 1 RLPC tahun 2021.
"Dari rangkaian transaksi tersebut, penyidik mengidentifikasi adanya aliran dana dengan total sebesar Rp 1.455.339.000,00 (satu miliar empat ratus lima puluh lima juta tiga ratus tiga puluh sembilan ribu rupiah) yang diterima DMP dari tersangka HJ," kata Dedy dari Sumbernya.
Mengacu pada alat bukti yang dikumpulkan penyidik, ujar Dedy, uang tersebut diserahkan sebagai bagian dari langkah guna membantu mempermudah proses permohonan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada proyek Citra Swarna Grande kepunyaan PT BAS kepada bank anggota Himbara KC Karawang.
DMP saat ini dijebloskan ke sel di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang selama 20 hari, terhitung sejak tanggal 7 September 2026 sampai dengan tanggal 26 September 2026.
DMP dijerat pasal Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Tim penyidik Kejaksaan Negeri Karawang, pukas Dedy, bakal terus mendalami keterlibatan pihak-pihak lain dalam perkara ini.
"Kami juga menegaskan bahwa proses penyidikan perkara akan terus dilaksanakan secara profesional, independen, dan akuntabel, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah dan prinsip kehati-hatian," kata dia.
Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7.
Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi.