JAKARTA - MSCI mempublikasikan pembaruan jajaran saham Indonesia yang masuk dalam daftar indeksnya.
Tercatat sebanyak 11 saham terdepak serta satu emiten lainnya mengalami penurunan kasta dari Global Standard Indexes menuju Global Small Cap Indexes.
Mengutip data transaksi sesi pagi, Kamis (13/8), sebagian besar saham yang disorot oleh MSCI serentak merosot.
Mengenai emiten yang dicoret dari Global Standard Indexes yakni PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), terlihat mempertahankan posisi stagnan pada harga Rp 50 per lembar saham bahkan selama kurun tiga bulan belakangan.
Adapun PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), yang diturunkan tingkatan posisinya dari Global Standard Indexes ke Global Small Cap Indexes, terkoreksi 2,22% menuju posisi Rp 3.080 per saham.
Emiten tersebut turut membukukan kecenderungan penurunan sepanjang tahun 2026 yakni mencapai 31,71%.
Sementara itu, deretan emiten yang dikeluarkan dari kelompok Global Small Cap Indexes, di antaranya PT Bank Jago Tbk (ARTO) merosot 5,98% ke angka Rp 1.180 per lembar saham.
Selanjutnya PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) melorot 5,08% hingga berada di harga Rp 112 per saham.
Lalu PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) terkoreksi sebesar 5,63% menuju level Rp 670 per saham.
Di sisi lain, PT MD Entertainment Tbk (FILM) anjlok 8,33% menjadi Rp 935 per saham.
Kemudian PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) tergerus 5,92% menuju posisi Rp 715 per lembar saham.
Berikutnya PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) melemah 5,4% ke level Rp 70 per saham.
Sedangkan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) terkikis 5,20% hingga mencapai level Rp 4.740 per saham.
Seterusnya PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) menyusut 3,86% menuju harga Rp 1.495 per lembar saham dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) turun 6,04% ke posisi Rp 3.420 per saham.
Guna diketahui, 11 emiten tersebut terdaftar dalam hasil penyesuaian MSCI atas pertimbangan Tinjauan Indeks Agustus (August Index Review 2026).
Pihak MSCI menyampaikan bahwasanya perubahan komposisi tersebut bakal berlaku secara efektif pascapenutupan sesi perdagangan 31 Agustus 2026.
"Semua perubahan akan diberlakukan mulai penutupan pasar pada 31 Agustus 2026," tulis pengumuman MSCI, Kamis (13/8/2026).