LRT Jakarta Bakal Terhubung hingga Dukuh Atas dan Stasiun Whoosh Halim

LRT Jakarta Bakal Terhubung hingga Dukuh Atas dan Stasiun Whoosh Halim
Ilustrasi LRT Jakarta (FOTO: NET)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membeberkan cetak biru perluasan rute LRT Jakarta menuju Dukuh Atas.

Pengerjaan jalur pendorong tersebut ditargetkan mulai berjalan tahun mendatang dan diproyeksikan tuntas pada Agustus 2028.

Dari sumbernya mengungkapkan bahwa pengalokasian dana bagi penggarapan koridor tersebut telah siap.

Berkat adanya perpanjangan rute ini, koridor LRT diharapkan sanggup mengoneksikan area Jakarta Utara, Timur, Selatan hingga menuju Jakarta Pusat.

"Nanti kalau kemudian kami sambungkan sampai Dukuh Atas, empat kota, jadi Jakarta Utara, Timur, Selatan, dan Jakarta Pusat. Untuk penyambungan atau penyelesaian trase ini, saya sudah berdiskusi dengan asisten keuangan, dengan Jakpro, kami akan mulai tahun depan. Dananya sudah tersedia, dan diharapkan selesai pada bulan Agustus 2028," kata Pramono di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).

Dalam pandangannya, LRT Jakarta berpotensi menjelma sebagai pilar utama baru layanan moda transportasi umum di Jakarta.

Di samping arah Dukuh Atas, gagasan lain yang tengah dikaji yaitu mengoneksikan Kelapa Gading menuju Jakarta International Stadium (JIS), serta Velodrome menuju Stasiun Kereta Cepat Whoosh di kawasan Halim.

"LRT Ini menjadi backbone baru. Mengenai tarif nanti akan diputuskan kemudian, tetapi saya merencanakan setelah ini selesai beroperasi, maka kami akan memikirkan dari Kelapa Gading sampai dengan JIS, kemudian dari Velodrome sampai dengan kereta cepat Whoosh yang ada di Halim," ungkapnya.

Dari sumbernya menilai kian terintegrasinya jaringan transportasi umum, semakin tinggi pula dorongan masyarakat untuk berpindah ke angkutan masal.

Apalagi, tingkat keterisian angkutan umum di Jakarta dilaporkan telah melonjak hampir 15% sepanjang satu bulan belakangan.

"Hampir semua terkoneksi, kecuali mungkin penyelesaian untuk MRT dari barat ke timur, dan kalau itu sudah dilakukan, saya yakin penggunaan transportasi umum di Jakarta akan meningkat secara signifikan. Kemarin data terakhir bulan lalu sudah naik hampir 15%, jadi artinya kesadaran orang untuk menggunakan transportasi umum ini menjadi lebih baik," tutup Pramono.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index