Sri Mulyani Ditunjuk Pimpin Penggalangan Dana Bank Dunia untuk Negara Miskin

Sri Mulyani Ditunjuk Pimpin Penggalangan Dana Bank Dunia untuk Negara Miskin
Menteri Keuangan. ( SUMBER : NET )

JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ditunjuk sebagai Independent Co-Chair dalam proses penggalangan dana (replenishment) putaran ke-22 International Development Association (IDA22).

IDA22 adalah dana milik Grup Bank Dunia yang ditujukan untuk membantu negara-negara berpendapatan rendah.

Penunjukan tersebut diumumkan oleh Bank Dunia pada Senin (3/8/2026) waktu Washington, Amerika Serikat.

Baca juga:

Beda Gaya Dua Menkeu, Purbaya dan Sri Mulyani, Hadapi Cukai Hasil Tembakau Lihat Foto Sri Mulyani ditunjuk menjadi anggota dewan pengurus Gates Foundation, yayasan filantropi milik Bill Gates.

Ditunjuk Jadi Dewan Pengurus Gates Foundation, Ini Respons Sri Mulyani(DOK. Blavatnik school of government)

Dikutip dari laman resmi Bank Dunia, Rabu (5/8/2026), dalam peran tersebut, Sri Mulyani akan memimpin proses penggalangan dukungan kebijakan dan pendanaan dari negara-negara donor maupun negara peminjam untuk memperkuat IDA22.

Saat Jadi ”Mesin Penipu” di Kamboja, Insaf karena Takut Karma Artikel Kompas.id

Ia akan bekerja sama dengan Managing Director sekaligus Chief Knowledge Officer World Bank Group, Paschal Donohoe.

Sri Mulyani dipilih melalui proses seleksi oleh komite pencarian yang terdiri atas perwakilan negara donor dan negara peminjam, setelah masuk dalam daftar pendek kandidat.

Apa itu IDA?

Bagi masyarakat awam, IDA mungkin belum terlalu dikenal.

Padahal, lembaga ini merupakan salah satu sumber pembiayaan terbesar di dunia untuk membantu negara-negara termiskin mengurangi kemiskinan ekstrem.

Baca juga:

Komentar Sri Mulyani soal Negosiasi Tarif Dagang RI-AS

IDA merupakan dana milik Grup Bank Dunia yang menyediakan pinjaman berbunga sangat rendah atau bahkan tanpa bunga, serta hibah bagi negara-negara berpendapatan rendah.

Pendanaan tersebut digunakan untuk berbagai proyek pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga program yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan negara, dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat.

Sejak dibentuk pada 1960, IDA telah menyalurkan lebih dari 632 miliar dollar AS untuk investasi di 115 negara.

Pada putaran IDA22, hasil penggalangan dana akan menentukan besarnya pembiayaan lunak yang tersedia bagi 78 negara hingga 2031.

Baca juga:

Purbaya vs Sri Mulyani, Dua Pendekatan Berbeda Atasi Cukai Rokok

Digelar setiap tiga tahun

Proses penggalangan dana IDA dilakukan setiap tiga tahun sekali.

Melalui forum tersebut, negara-negara donor menyampaikan komitmen pendanaan baru, sementara negara-negara anggota juga membahas arah kebijakan serta prioritas pendanaan IDA untuk beberapa tahun ke depan.

Sejak putaran IDA18, proses tersebut dipimpin oleh dua ketua bersama (co-chair), yakni seorang tokoh independen yang memiliki pengalaman di bidang bank pembangunan multilateral dan seorang pejabat senior World Bank Group yang ditunjuk oleh Presiden Bank Dunia.

Pada IDA22, Sri Mulyani akan menjalankan peran sebagai ketua independen bersama Paschal Donohoe.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index