Bulog Wacanakan Kebijakan Beras Satu Harga di Seluruh Wilayah Nusantara

Bulog Wacanakan Kebijakan Beras Satu Harga di Seluruh Wilayah Nusantara
Ahmad Rizal Ramdhani. ( sumber : net )

JAKARTA - Perum Bulog berniat melaksanakan program tarif tunggal bagi komoditas beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di seluruh penjuru Nusantara.

Gagasan ketetapan tersebut disampaikan setelah pihak kabinet secara resmi memutuskan margin Bulog menjadi tujuh persen atau setara Rp 970 tiap kilogram, dari Rp 50 tiap kilogram.

Walau demikian, rencana pemberlakuan beras satu harga itu bakal dikonsultasikan terlebih dahulu kepada pihak istana.

"Memang itu sudah dalam rencana kami di awal. Apabila keuangan kami sudah positif, kami akan buat seperti Pertamina," ucap dari Sumbernya, ketika didatangi di kantornya, Senin malam.

Pihak tersebut menyampaikan, Bulog berkeinginan meniru langkah PT Pertamina yang sanggup memberlakukan satu harga untuk perdagangan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Sabang hingga Marauke Indonesia.

Kendati demikian pada saat ini, Bulog belum dapat memutuskan besaran tarif beras SPHP untuk masa depan, sebab masih menanti regulasi dari kabinet.

Saran kebijakan tarif tunggal itu hendak dipaparkan Bulog secara lebih komprehensif kepada pemerintah lewat forum rapat koordinasi terbatas (Rakortas) di Kementerian Koordinator bidang Pangan.

"Nanti kami lapor dulu ke pemerintah, yaitu di Rakortas, nanti setelah diputuskan baru kami tetapkan," ungkap dari Sumbernya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index