Rincian Suku Bunga Deposito Terbaru Bank Mandiri BRI dan BNI Juni 2026

Rincian Suku Bunga Deposito Terbaru Bank Mandiri BRI dan BNI Juni 2026
Ilustrasi suku bunga (sumber foto: NET)

JAKARTA - Memasuki pekan terakhir pada bulan Juni 2026, simpanan deposito di sektor perbankan masih menjadi salah satu pilihan investasi utama bagi masyarakat. Instrumen ini dipilih karena menawarkan keamanan serta kepastian keuntungan di tengah situasi perekonomian global yang menghadapi era suku bunga tinggi dalam jangka waktu lama.

Langkah bank sentral Eropa dan bank sentral Jepang yang menaikkan suku bunga diproyeksikan bakal mendorong kenaikan tren suku bunga global secara umum jika angka inflasi terus merangkak naik.

Melalui pemantauan terbaru pada situs resmi tiap perbankan, bank milik pemerintah yang tergabung dalam jajaran Badan Usaha Milik Negara seperti Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, serta Bank Mandiri terlihat masih mempertahankan besaran suku bunga deposito mereka. Tingkat keuntungan yang ditawarkan terpantau belum mengalami perubahan dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Skema penawaran tersebut tidak berubah pasca kebijakan mendadak Bank Indonesia yang mengatrol suku bunga acuan atau BI-Rate menjadi 5,50%. Angka ini kemudian dinaikkan kembali sebesar 25 bps menjadi 5,75% dalam rapat dewan gubernur, sehingga total kenaikan mencapai 100 bps dalam waktu satu bulan.

Dampak dari kenaikan suku bunga acuan tersebut diperkirakan bakal mempersempit ruang likuiditas di industri perbankan. Hal ini dipicu oleh pelemahan nilai tukar Rupiah yang berkelanjutan serta kenaikan imbal hasil SBN akibat melonjaknya harga minyak dunia setelah rencana perdamaian dalam konflik Iran-AS mengalami kegagalan.

Meski demikian, instrumen deposito ini dinilai sangat aman dari gejolak pasar keuangan. Selain itu, dana simpanan para nasabah juga mendapatkan jaminan penuh dari Lembaga Penjamin Simpanan dengan batas nilai penjaminan yang kini naik menjadi 3,75% dari yang sebelumnya berada di angka 3,50%.

Terkait kebijakan internal perbankan, Bank Rakyat Indonesia memberikan kemudahan bagi nasabah untuk membuka rekening deposito dengan setoran minimal Rp 1 juta apabila melalui sistem perbankan internet. Sementara untuk pembukaan langsung di kantor cabang fisik, setoran minimal ditetapkan sebesar Rp 10 juta.

Hingga periode Juni 2026, Bank Rakyat Indonesia menawarkan keuntungan menarik terutama bagi penempatan jangka pendek. Untuk simpanan dengan jangka waktu 1 bulan, besaran bunga yang diberikan adalah sebesar 3,25%, yang disesuaikan dengan total jumlah dana yang disetor.

Tingkat suku bunga paling maksimal ditawarkan pada jangka waktu 3 bulan dengan besaran mencapai 3,50% bagi seluruh nominal. Sementara untuk penempatan jangka menengah hingga jangka panjang dengan masa tenor 6, 12, 24, sampai 36 bulan, perbankan ini menetapkan besaran bunga tetap di angka 3,00%.

Bagi masyarakat yang ingin menaruh dana simpanan di Bank Negara Indonesia, ketentuan mengenai modal awal minimal yang diwajibkan juga sangat terjangkau yakni dimulai dari Rp 5 juta.

Kebijakan tingkat bunga deposito di Bank Negara Indonesia pada Juni 2026 ini menerapkan persentase yang merata untuk semua tingkatan nominal simpanan nasabah. Perbankan menetapkan bunga dasar sebesar 2,25% untuk pengendapan dana dengan masa tenor 1 bulan.

Angka keuntungan tersebut mengalami peningkatan menjadi 2,50% untuk masa simpanan 3 bulan. Keuntungan paling tinggi di perbankan ini diberikan pada pilihan jangka waktu 6 bulan yaitu mencapai angka 2,75%.

Di sisi lain, jika nasabah memutuskan untuk mengambil masa tenor 12 dan 24 bulan, tingkat besaran keuntungan yang diberikan berada di posisi stabil pada angka 2,50%.

Bank Mandiri turut menawarkan fleksibilitas dalam proses pembukaan akun deposito bagi nasabahnya. Pengendapan modal dapat diawali dari jumlah Rp 1 juta menggunakan aplikasi Livin' by Mandiri, atau sebesar Rp 10 juta bagi nasabah yang bertransaksi langsung di kantor cabang terdekat.

Berdasarkan data di akhir bulan ini, Bank Mandiri masih menetapkan besaran suku bunga sebesar 2,25% untuk produk simpanan jangka pendek dengan pilihan tenor 1 dan 3 bulan.

Bagi para nasabah yang mengalokasikan dana dengan jangka waktu yang lebih panjang yakni untuk masa tenor 6, 12, dan 24 bulan, pihak bank menyediakan keuntungan tetap pada angka 2,50% secara menyeluruh tanpa memandang batasan jumlah nominal simpanan.

Kondisi penawaran suku bunga deposito yang stabil dari kelompok bank milik negara ini dipercaya dapat memperkokoh daya pikat pasar perbankan dalam negeri di tengah ketidakpastian situasi dunia.

Melalui prioritas pada aspek keamanan dana lewat skema perlindungan lembaga penjamin serta perolehan keuntungan yang pasti sejak awal kontrak, produk deposito di bank pemerintah tetap menjadi pilihan andalan sebagai sarana proteksi aset kekayaan.

Sejumlah pengamat memprediksi bahwa industri perbankan akan terus menyelaraskan kebijakan suku bunga mereka dengan memantau pergerakan inflasi dan ketersediaan likuiditas pasar pada kuartal kedua tahun 2026, guna memastikan nasabah tetap memperoleh opsi manajemen keuangan yang aman untuk jangka pendek maupun menengah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index