JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pada hari Selasa, 23 Juni 2026 dengan bergerak di zona merah. Berada pada posisi level 6.096,50, pergerakan indeks tersebut mengalami penyusutan sebesar 0,28% atau terpangkas 17,32 poin jika dibandingkan dengan penutupan sebelumnya yang berada di level 6.116,69.
Tepat pada pukul 09.00 WIB, kisaran pergerakan indeks terpantau berada pada area rentang antara 6.084,65 sampai dengan 6.101,59. Transaksi di pasar modal tergolong aktif dengan volume perdagangan yang menyentuh angka 288,9 miliar lembar saham. Jumlah nilai transaksi dilaporkan menyentuh Rp260,6 kilobar, tercatat dengan total frekuensi sebanyak 38,69 ribu kali, di mana perolehan nilai kapitalisasi bursa tercatat sebesar Rp10,680 triliun.
Kondisi pelemahan ini juga dialami oleh sebagian besar indeks saham utama lainnya. Tercatat indeks LQ45 mengalami penurunan sebesar 0,38% menuju level 596,93, disusul indeks IDX30 yang merosot sebesar 0,37% ke posisi 337,48, serta indeks KOMPAS100 yang melemah 0,22% ke level 792,74. Sementara itu, indeks berbasis syariah pun ikut tersungkur, indeks ISSI terpantau turun 0,38% ke posisi 212,25 dan indeks JII melorot 0,21% menuju level 360,65.
Berikut ini rincian data pergerakan saham di sektor komoditas dan juga pertambangan:
AADI: turun 1,23% ke Rp8.000 ADMR: melemah 0,33% ke Rp1.525 AMMN: melemah 0,53% ke Rp3.740 ANTM: turun 0,34% ke Rp2.950
Berikut ini rincian data pergerakan saham pada sektor perbankan berskala besar:
BBRI: naik 0,35% ke Rp2.880 BBNI: turun 1,43% ke Rp3.440 BBTN: melemah 0,84% ke Rp1.180 BMRI: turun 1,42% ke Rp4.160 BBCA: turun 1,20% ke Rp6.150
Secara umum, mayoritas saham pada sektor perbankan menunjukkan tren pergerakan yang negatif, di mana hanya emiten BBRI yang terpantau sukses menorehkan pertumbuhan tipis pada sesi pembukaan transaksi perdagangan.