Suntikan Dana Rp4,8 T ke Ajaib Jadi Rekor Pendanaan Startup Indonesia

Selasa, 01 September 2026 | 11:47:39 WIB
Ilustrasi Logo Ajaib Group (FOTO: NET)

JAKARTA - Ajaib Group menjelma sebagai entitas perusahaan rintisan atau startup penerima pendanaan paling fantastis dalam rentang waktu lima tahun belakangan di tanah air.

Perusahaan pengembang platform layanan keuangan tersebut tercatat mengantongi kucuran investasi bernilai US$ 270 juta atau setara Rp 4,78 triliun (dengan patokan kurs Rp 17.723) dari raksasa sektor finansial asal Jepang, SBI Holdings.

"Ini investasi terbesar setelah 5 tahun mejelang untuk investasi startup, Rp 4,8 triliun, US$ 270 juta dari grup besar, SBI Holding dari Jepang," ungkap Presiden Komisaris Ajaib Group, dari sumbernya, dalam konferensi pers di kantor PT Ajaib Teknologi Indonesia, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Dari sumbernya berpandangan, aksi korporasi SBI Holdings terhadap Ajaib Group ini mementahkan desas-desus yang menyebutkan pemodal asing enggan menanamkan porsi modalnya di ranah pasar keuangan Indonesia.

Berdasarkan penjelasannya, fakta ini turut membuktikan masih tingginya animo para investor internasional terhadap prospek ekosistem bisnis di tanah air.

Lewat pendanaan ini, dari sumbernya menaruh harapan agar Ajaib Group senantiasa mampu mengoptimalkan kualitas pelayanan bagi para investor, utamanya segmen ritel.

Musababnya, sebagian besar basis pengguna aktif aplikasi Ajaib mendominasi dari kalangan investor eceran yang berdomisili di luar kawasan metropolitan.

"Kemajuan edukasi teknologi finansial sudah masuk sampai di tingkat kota-kota tersebar di seluruh Indonesia. Nanti kami jelaskan secara teknis data yang kami punya dan ini merupakan satu langkah maju dan kami berharap dengan masuknya investasi sebesar ini di dunia investasi startup, menambah semangat ketika banyak rumor investasi asing lari dari perdagangan saham di Indonesia tapi buktinya Rp 4,8 triliun masuk ke dalam Ajaib Group," terangnya.

Co-Founder sekaligus CEO Ajaib Group dari sumbernya, memaparkan bahwa akumulasi pendanaan yang dihimpun oleh korporasi telah melampaui US$ 500 juta atau sekitar Rp 8,87 triliun.

Alokasi dana segar dari SBI Holdings ini nantinya dimanfaatkan untuk memacu penyerapan tenaga kerja sekaligus menggembleng kualitas sumber daya manusia (SDM) di internal Ajaib Group.

Bukan cuma itu, kucuran modal tersebut bakalan disalurkan guna memperkaya fitur serta produk di dalam platform digital Ajaib.

Upaya taktis tersebut ditempuh demi menghadirkan pilihan instrumen investasi baru, mulai dari kepemilikan saham bursa mancanegara hingga aset digital.

"Kami berharap kepercayaan sebesar ini membuka jalan bagi lebih banyak modal global masuk ke sektor teknologi Indonesia serta menciptakan lapangan kerja yang berkualitas di industri kecerdasan buatan, industri data center, baik pun di industri blockchain," jelas dari sumbernya.

Tags

Terkini