JAKARTA - Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan pihaknya tengah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan untuk membahas sejumlah isu strategis, mulai dari usulan keringanan pajak bagi restrukturisasi BUMN hingga penataan proyek kereta cepat KCIC.
Dony mengatakan, salah satu pembahasan utama dalam pertemuannya dengan Menteri Keuangan adalah mengenai skema perpajakan yang diharapkan dapat mendukung proses restrukturisasi BUMN.
"Kita minta untuk pajaknya. Minta untuk keringanan pajak (restrukturisasi BUMN). Dan itu ada undang-undang untuk kami. Prosesnya supaya bisa cepat diselesaikan," kata Dony saat tiba di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu (5/8/2026).
Selain isu perpajakan, Dony mengakui pembahasan juga menyentuh perkembangan KCIC. Namun, ia enggan menjelaskan lebih jauh mengenai skema yang tengah disusun dan meminta awak media menunggu penjelasan dari Menteri Keuangan.
"KCIC juga kami bahas. Kami semuanya terbuka saja. Nanti dibicarakan, sudah finalisasi kan," ujarnya.
Saat ditanya mengenai skema penyelesaian yang akan ditempuh pemerintah, Dony hanya menjawab, "Oh nanti Pak Menkeu."
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bakal memberikan keringanan pajak bagi BUMN yang tergabung dalam Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dengan tujuan tertentu. Misalnya, untuk keperluan konsolidasi perusahaan pelat merah. Hal tersebut merespons permintaan Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani.