Mata Uang Rupiah Menguat Menuju Level Rp18.073 per Dolar AS Sore Hari

Kamis, 30 Juli 2026 | 12:30:22 WIB
Rupiah Bangkit ke Dolar AS. ( SUMBER : NET )

JAKARTA – Posisi nilai tukar rupiah tercatat ditutup pada angka level Rp18.073 per dolar AS di dalam jalannya sesi perdagangan hari Kamis (29/7).

Pergerakan mata uang Garuda tersebut terpantau mengalami penguatan sebesar 10 poin atau setara dengan porsi 0,06 persen manakala dikomparasikan terhadap hasil penutupan aktivitas perdagangan pada masa sebelumnya.

Tren penguatan nilai tukar rupiah ini tercatat bergerak selaras dengan performa sebagian besar mata uang regional kawasan Asia yang turut pula mendapati apresiasi positif terhadap dolar AS.

Pencapaian tersebut dirincikan lewat mata uang Yuan China yang menguat 0,05 persen, peso Filipina yang menanjak naik 0,38 persen, serta ringgit Malaysia yang menguat 0,02 persen.

Lihat Juga : Daftar 10 Bank Tutup per Juli 2026 ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Di sisi sebaliknya, sejumlah varian mata uang lain di kawasan Asia justru mendapati pergerakan melemah terhadap dolar AS.

Kondisi pelemahan dialami oleh dolar Singapura yang turun 0,01 persen, yen Jepang yang melemah 0,15 persen, won Korea Selatan yang mengalami koreksi 0,17 persen, hingga dolar Hong Kong yang mencatatkan penurunan sebesar 0,03 persen.

Sementara itu, dinamika fluktuasi pergerakan pada kelompok mata uang utama dari negara-negara maju tampak menunjukkan variasi yang beragam.

Mata uang Euro menguat 0,07 persen, poundsterling Inggris naik 0,09 persen, sementara di sisi lain dolar Australia justru melemah sedalam 0,45 persen.

Bergeser ke kawasan lain, dolar Kanada tercatat menguat 0,07 persen sedangkan franc Swiss mendapati koreksi penurunan sebesar 0,02 persen.

FOTO: Dolar Melambung, Warteg hingga Bengkel Rasakan Dampaknya Selaku analis pasar mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengemukakan pandangannya bahwa rupiah sukses ditutup dalam zona penguatan di tengah situasi penurunan indeks dolar AS serta apresiasi mayoritas mata uang Asia.

“Rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS seiring dengan penguatan mayoritas mata uang Asia di tengah pelemahan indeks dolar AS. Sentimen positif terhadap rupiah juga didukung pernyataan Bank Indonesia yang berkomitmen untuk memperkuat langkah-langkah stabilisasi nilai tukar,” ujar Lukman, dari Sumbernya.

Terkini