BTN dan BSN Dominasi Penyaluran FLPP Semester I 2026 Sebanyak 67.518 Rumah

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:12:33 WIB
Ilustrasi rumah subsidi.( sumber : net )

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN bersama anak usahanya, PT Bank Syariah Nasional atau BSN, mendominasi penyaluran pembiayaan rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sepanjang Semester I 2026.

Hingga akhir Juni 2026, keduanya telah membiayai 67.518 unit rumah.

Dari jumlah tersebut, BTN menyalurkan pembiayaan kepada 44.388 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan BSN membiayai 23.130 MBR.

Mengacu pada data BP Tapera, total penyaluran FLPP secara nasional hingga 30 Juni 2026 mencapai 91.531 unit rumah.

Baca juga: BTN Gelar RUPSLB 4 September, Bahas Perombakan Direksi dan Komisaris.

Itu artinya, realisasi pembiayaan FLPP BTN dan BSN mencapai hampir 74 persen dari total realisasi FLPP nasional.

Surat Terbuka tentang Jalan Menuju Indonesia Maju Artikel Kompas.id.

Direktur Utama BTN Nixon L.P.

Napitupulu mengatakan, posisi BTN dan BSN di dua peringkat teratas mencerminkan besarnya kontribusi pembiayaan konvensional dan syariah dalam memperluas akses masyarakat terhadap rumah subsidi.

“Capaian ini menunjukkan kuatnya kapasitas, jaringan, dan pengalaman kami dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh rumah pertama, baik melalui skema konvensional maupun syariah,” ujar dari Sumbernya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7/2026).

Menurut Nixon, tingginya penyaluran FLPP menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap rumah layak dan terjangkau masih sangat besar.

Hal itu juga tecermin dari meningkatnya jumlah penerima manfaat FLPP secara nasional yang semula mencapai 91.531 MBR per 30 Juni 2026 menjadi 107.410 MBR per 21 Juli 2026.

Meski demikian, dia menegaskan, peningkatan penyaluran pembiayaan harus diimbangi dengan kualitas rumah, ketepatan sasaran penerima, dan tingkat keterhunian.

“Besarnya volume pembiayaan harus selalu diikuti kualitas rumah dan ketepatan penerima manfaat.

Rumah subsidi harus benar-benar menjadi rumah pertama yang layak, siap dihuni, dan memberikan kepastian bagi keluarga yang menempatinya,” ucapnya dari Sumbernya.

Selain menjadi penyalur FLPP terbesar pada Semester I 2026, BTN juga meraih peringkat pertama sebagai bank penyalur Pembiayaan Tapera terbanyak selama periode 2021-2025 dengan realisasi sebanyak 12.637 peserta.

Sementara BSN berada di posisi kedua dengan 2.811 peserta, sedangkan BRI menempati peringkat ketiga dengan 2.347 peserta.

BSN juga memperoleh apresiasi sebagai bank dengan jumlah pelaporan akuHUNI terbanyak dan tingkat validasi e-Monev di atas 90 persen.

Berdasarkan data BP Tapera, BSN mencatat pelaporan sebanyak 3.381 MBR dengan tingkat validasi mencapai 92,58 persen.

Terkini