JAKARTA - Pihak FIFA mempublikasikan cinderamata cincin istimewa bagi pemenang Piala Dunia 2026 sejumlah 1.996 keping bakal dijual bebas kepada publik.
Estimasi harga perhiasan itu menembus angka 112.000 pound sterling, atau setara Rp 2,70 miliar (berdasarkan konversi kurs pound sterling ke mata uang rupiah sekitar 24.170).
Tindakan ini menuai banyak tanggapan miring lantaran lembaga FIFA dinilai terlalu memprioritaskan kepentingan komersial.
Menyadur berita dari Sumbernya, Senin (20/7/2026), FIFA mengabarkan inovasi besar dalam tradisi penerimaan trofi Piala Dunia 2026.
FIFA membeberkan bakal menganugerahkan cincin kejuaraan edisi khusus untuk sang juara kompetisi, sebuah kebiasaan yang lazim ditemukan pada ajang NFL, NBA, dan MLB.
Pemberian medali emas sungguhpun tetap diberikan kepada para pemain beserta jajaran staf pelatih, cincin ini menjadi pelengkap yang terbilang megah.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwasanya olahraga sepak bola sudah melangsungkan pergeseran simbol kehormatan tertingginya.
Sebanyak 30 unit bakal diberikan bagi kontingen juara, sedangkan sisa 1.996 keping diproduksi lalu dijual bebas bagi publik dunia.
Patokan harga yang ditawarkan sangat fantastis, yakni di kisaran 112.000 pound sterling, atau Rp 2,7 miliar bagi satu unit perhiasan.
Tingginya harga itu disebut-sebut seimbang dengan visualisasinya yang penuh kemewahan.
Berdasarkan keterangan rilis FIFA, aspek fisik cincin tersebut bakal “berfokus pada identitas tim pemenang” dan tiap cincin akan dipersonalisasi satu-satu.
Pada satu bagian sisi perhiasan bakal menampilkan replika trofi Piala Dunia, sementara pada sisi bertolak belakang menggambarkan ornamen khas dari tim juara.
Kalangan Fans Menilai FIFA Mengejar Keuntungan
Dalam pengumuman tertulisnya, FIFA memaparkan nilai utama dari peluncuran aksesoris tersebut pada ajang termegah di jagat raya.
"Untuk pertama kali dalam sejarah kompetisi FIFA, pemenang pertandingan juga akan menerima cincin kemenangan khusus, menghadirkan tradisi ikonik olahraga Amerika ke panggung global.”
Lembaga itu juga mempertegas nilai eksklusivitas perhiasan tersebut.
Pihak FIFA menguraikan, hanya sedikit orang di dunia yang memiliki kemampuan untuk mempunyainya.
"Dari jumlah keseluruhan, 30 akan dihadiahkan untuk tim pemenang, dan 1.996 akan dijual untuk penggemar di seluruh dunia sebagai produk berlisensi resmi, memberi kesempatan bagi mereka untuk memiliki sebuah bagian unik dari sejarah Piala Dunia FIFA 2026," demikian disebutkan FIFA.
Rencana ini seketika mengundang kritik keras dari para penikmat sepak bola.
Biarpun membawa prestige yang amat tinggi, deretan fans menyebut perhiasan itu hanyalah manuver komersialisasi belaka dari FIFA.
Badan sepak bola itu sebelumnya sudah sering dihantam kritik tajam akibat tak henti-hentinya menaikkan porsi bisnis di dalam turnamen.
Pertandingan final Piala Dunia 2026 mendatangkan pula acara pertunjukan di pertengahan laga, tradisi khas Amerika Serikat yang dinilai kalangan tradisionalis mengikis keaslian iklim Piala Dunia.
Para penikmat sepak bola menilai, keaslian kompetisi itu kini terdistorsi oleh dominasi kepentingan bisnis serta hiburan dari Amerika Utara.