Komisaris Blue Bird Jual Puluhan Juta Saham, Kepemilikan Menyusut

Senin, 20 Juli 2026 | 11:24:22 WIB
Jajaran armada Bluebird group, ( SUMBER : NET )

JAKARTA - Dewan Komisaris sekaligus pewaris PT Blue Bird Tbk (BIRD), Sri Adriyani Lestari DR, melepas 52,56 juta saham perseroan senilai Rp 78,31 miliar.

Aksi tersebut membuat kepemilikan sahamnya di BIRD menyusut drastis dari 2,50 persen menjadi hanya 0,40 persen.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dipublikasikan, Jumat (17/7/2026), transaksi dilaksanakan pada 15 Juli 2026 dengan harga Rp 1.490 per saham.

Nilai itu berada di bawah harga pasar pada hari yang sama.

Berdasarkan data perdagangan BEI, harga terendah saham BIRD pada 15 Juni berada di posisi Rp 1.545 per saham.

Bahkan, saham Blue Bird ditutup menguat 70 poin ke area Rp 1.610 per saham pada akhir perdagangan hari tersebut.

Setelah transaksi, kepemilikan saham Sri Adriyani di Blue Bird turun signifikan.

Sebelum transaksi, ia memiliki 62.560.000 saham atau setara 2,50 persen hak suara.

Setelah melepas 52.560.000 saham, kepemilikannya tersisa 10.000.000 saham atau 0,40 persen hak suara.

Saham BIRD menguat 10 poin atau 0,62 persen ke level Rp 1.620 per saham menjelang penutupan perdagangan sesi satu, Senin (20/7/2026).

Sepanjang perdagangan, saham BIRD bergerak di rentang Rp 1.610 hingga Rp 1.630 dengan harga pembukaan Rp 1.610.

Nilai transaksi mencapai Rp 492,66 juta dengan volume perdagangan sebanyak 3.040 lot per pukul 11,37 WIB.

Meski Sri Adriyani Lestari baru saja melepas 52,56 juta saham perseroan, saham BIRD tetap bertahan di zona hijau.

Untuk komposisi pemegang saham per 3 Juli 2026, pemegang saham terbesar Blue Bird adalah Pusaka Citra Djosoetono dengan kepemilikan 709,86 juta saham atau setara 28,37 persen.

Posisi berikutnya ditempati Purnomo Prawiro yang menguasai 354,85 juta saham atau 14,18 persen.

Selanjutnya, Kresna Priawan Djosoetono memiliki 155,06 juta saham atau 6,20 persen, diikuti Sigit P. Djokosoetono sebanyak 153,45 juta saham atau 6,13 persen, serta Indra Priawan Djosoetono dengan 150,38 juta saham atau 6,01 persen.

Pemegang saham besar lainnya meliputi Adrianto Djosoetono dengan kepemilikan 132,72 juta saham atau 5,30 persen, Noni Sri Ayati Purnomo sebesar 120,81 juta saham atau 4,83 persen, serta PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang menguasai 108,21 juta saham atau setara 4,32 persen.

Selain itu, terdapat Sumitomo dengan kepemilikan 49,50 juta saham atau 1,98 persen, Purnomo Investama sebanyak 46,40 juta saham atau 1,85 persen, Chandra Investama sebanyak 39,45 juta saham atau 1,58 persen, Purnomo Endang Investama sebanyak 32,67 juta saham atau 1,31 persen, serta Honky Harjo dengan 26,53 juta saham atau 1,06 persen.

Terkini