JAKARTA - Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan performa positif pada perdagangan Rabu (15/7/2026). Emiten perbankan pelat merah ini mengalami penguatan sebesar 1,07 persen hingga mencapai level Rp 2.830 per lembar saham.
Kenaikan harga saham BBRI ini terjadi seiring dengan aksi beli bersih yang dilakukan oleh investor asing. Berdasarkan data perdagangan, pemodal asing membukukan net buy senilai Rp 79,37 miliar pada saham bank tersebut.
Sepanjang sesi transaksi, sebanyak 182,4 juta saham Bank Rakyat Indonesia berpindah tangan. Perdagangan ini melibatkan frekuensi sebanyak 31.211 kali dengan total nilai transaksi mencapai Rp 518,3 miliar.
Kondisi pada hari Rabu tersebut membalikkan tren negatif yang terjadi pada hari sebelumnya. Saham BBRI sempat melemah sebesar 2,44 persen pada perdagangan Selasa (14/7/2026) dengan catatan net sell asing mencapai Rp 362,15 miliiar sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Menatap perdagangan selanjutnya pada Kamis (16/7/2026), MNC Sekuritas memasukkan saham BBRI ke dalam daftar saham pilihan. Broker efek tersebut melihat adanya potensi pergerakan yang menarik pada saham bank BUMN ini.
Meskipun perdagangan terakhir ditutup menguat ke posisi 2.830, MNC Sekuritas mencatat bahwa pergerakan BBRI sebenarnya masih didominasi oleh tekanan jual. Namun, tren harga saham ini dinilai cukup positif karena posisinya masih mampu bertahan di atas garis MA20.
MNC Sekuritas memberikan rekomendasi buy if break untuk saham BBRI pada level harga 2.890. Untuk target harga pertama dipatok pada level 2.990, sedangkan target harga kedua berada di level 3.120.
"Stoploss apabila saham ini ke bawah 2.730," papar MNC Sekuritas dalam analisis teknikalnya sebagaimana dilansir dari sumber berita.