Kementerian PUPR Catat Capaian Program Satu Juta Rumah 765.120 Unit

Kamis, 18 Juni 2026 | 18:03:02 WIB
Ilustrasi rumah subsidi (sumber foto: NET)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat merilis data terbaru mengenai capaian Program Satu Juta Rumah yang telah menyentuh angka 765.120 unit pada awal Desember 2017. Komposisi pembangunan tersebut didominasi oleh hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah sebesar 70 persen atau setara 619.868 unit, sedangkan 30 persen sisanya atau 145.252 unit merupakan kategori nonsubsidi. Kementerian terkait menginisiasi langsung sekitar 20 persen pembangunan dalam bentuk rumah swadaya, rumah khusus, rusunawa, hingga bantuan stimulan prasarana dan utilitas.

Sebanyak 30 persen unit lainnya dikerjakan oleh para pengembang perumahan subsidi memanfaatkan fasilitas KPR FLPP, bantuan uang muka, serta subsidi selisih bunga. Adapun sisa dari target dipenuhi lewat pembangunan hunian nonsubsidi oleh pihak pengembang. Rumah tapak tetap menjadi opsi paling diminati oleh kelompok masyarakat menengah ke bawah. Tingkat penyerapan pasar dari sektor ini menyumbang hingga 70 persen dari keseluruhan penjualan properti. Total penyerapan yang semula berada di angka 200.000 unit diproyeksikan melonjak hingga 250.000 unit pada 2018.

"Kami kan sudah disiapkan oleh Tapera, sudah dipelajari satu setengah bulan ini bicara dengan perbankan, bicara dengan SMF ya. Kami bawa ke Tapera dulu, kan, komite yang membicarakan," ujarnya.

Skema ini digulirkan sebagai langkah strategis agar masyarakat dapat memiliki hunian dengan beban cicilan yang jauh lebih ringan daripada sistem yang berlaku sekarang.

"Prinsipnya itu bukan untuk ditawar-tawar lagi tapi untuk dijalankan dengan sesuai tata kelola yang benar ya. Itu sudah arahan Presiden dengan tujuan yang sangat baik memberikan kemudahan bagi rakyat supaya cicilannya jadi lebih rendah, itu kan bagus sekali," katanya.

Langkah yang sedang berjalan kini berfokus pada penyelesaian tahapan administratif beserta koordinasi final sebelum program tersebut diluncurkan secara resmi ke publik. Kepastian mengenai peresmian skema KPR dengan jangka waktu panjang ini dipastikan tidak memakan waktu lama.

"Ya segera tahun ini, nggak lama lagi nggak boleh lama-lama," ucapnya.

Terkini