Liburan Murah Pemerintah Bebaskan PPN Tiket Pesawat Domestik

Kamis, 21 Mei 2026 | 12:48:06 WIB
Ilustrasi Tiket Pesawat, Sumber: DETIKSUMUT.

JAKARTA - Kebijakan baru resmi dikeluarkan oleh pemerintah terkait sektor transportasi udara. Pajak pertambahan nilai (PPN) untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi kini ditanggung sepenuhnya sebesar 100 persen.

Masa berlaku pembebasan PPN tiket pesawat domestik kelas ekonomi ini berjalan selama 60 hari. Kebijakan tersebut sudah dimulai sejak Sabtu (25/4/2026) dan akan berakhir pada Selasa (23/6/2026) nanti.

"Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan kementerian lainnya, Kementerian Keuangan dan juga Kementerian Perhubungan untuk memberikan insentif. Insentif diskon pesawat kelas ekonomi, PPN-nya ditanggung pemerintah," ujar Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana saat konferensi pers Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata (Rakornas Pariwisata), Rabu (20/5/2026).

Keputusan besar ini diambil demi menekan tingginya harga tiket pesawat di pasaran. Lonjakan harga tersebut diketahui terjadi akibat melambungnya harga avtur di ranah global.

Tidak hanya itu, pemerintah juga memberikan pembebasan biaya masuk atau diskon untuk komponen suku cadang pesawat. Langkah ini diharapkan mampu meringankan beban biaya operasional yang ditanggung oleh pihak maskapai.

"Jadi membantu wisatawan juga untuk untuk lebih murah mendapatkan (tiket)," tutur Widiyanti.

Di samping memberikan kelonggaran PPN untuk kelas ekonomi, fokus Kementerian Pariwisata saat ini juga mengarah pada segmen wisatawan premium.

Kelompok wisatawan premium ini merujuk pada pelancong kelas atas. Mereka lebih mengutamakan pengalaman personal serta pelayanan yang eksklusif saat menghabiskan waktu liburan.

Segmen pelancong kelas atas ini dinilai sangat potensial di tengah ketidakpastian ekonomi serta geopolitik dunia. Kelompok ini dianggap punya daya beli yang kokoh dan tidak sensitif terhadap perubahan biaya perjalanan.

"Indonesia ini sangat kaya dan indah sekali. Banyak diminati karena sekarang mereka melihat experience bukan hanya melihat pantai dan gunung," kata Widiyanti.

"Tapi juga bagaimana mereka bisa bertemu dengan komunitas di Indonesia, sangat terkenal karena masyarakatnya yang sangat ramah," ucap dia melanjutkan.

Terkini