JAKARTA - Pejabat tinggi bidang koperasi menyatakan dalam rentang waktu dekat puluhan ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal resmi berjalan.
Berdasarkan keterangannya, langkah operasional KDKMP saat ini semata-mata menantikan pengesahan Peraturan Presiden (Perpres).
"Sebentar lagi sedang diterbitkan Peraturan Presiden tentang operasionalisasinya," jawab dari sumbernya singkat saat ditemui usai rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).
Akan tetapi sewaktu dimintai konfirmasi lanjutan mengenai waktu pasti penerbitan Perpres operasional KDKMP atau Kopdes Merah Putih tersebut, dari sumbernya cuma merespons "secepatnya".
Pada momen serupa, pendamping menteri bidang koperasi menerangkan bahwa agenda pengoperasian puluhan ribu KDKMP ini masih bergulir sesuai dengan garis waktu yang telah dirancang.
"Nggak ada kendala. Masih sesuai, on schedule kan," ujarnya.
Sebelumnya, kepala negara memastikan puluhan ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) akan secepatnya berfungsi.
Badan usaha ini ke depannya bakal difungsikan menjadi pusat penyaluran berbagai komoditas subsidi dari negara.
Pihaknya pun menjamin komoditas subsidi yang disalurkan melalui KDKMP akan dipasarkan dengan nominal yang terjangkau.
Penegasan disampaikan bahwa lewat KDKMP, komoditas bersubsidi dipastikan bakal diterima masyarakat secara langsung tanpa hambatan kelangkaan maupun kenaikan harga yang disengaja.
"Sebentar lagi puluhan ribu Koperasi Merah Putih akan beroperasi. Kami akan menjamin semua barang yang disubsidi untuk rakyat akan sampai ke rakyat dengan harga serendah-rendahnya harga subsidi. Barang subsidi tidak boleh diperdagangkan dan tidak akan diperdagangkan," tegas dari sumbernya dalam acara Mukhtamar ke-35 NU, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (27/8/2026).
Dari sumbernya menambahkan, bergulirnya kegiatan KDKMP ini menjadi salah satu bentuk capaian yang diraih sepanjang memimpin pemerintahan.
Di samping hal tersebut, pihak pemerintah juga sudah mendirikan puluhan ribu fasilitas dapur umum guna menyokong keberjalanan agenda Makan Bergizi Gratis (MBG).