BULETINFINANSIAL.COM — Komitmen BSI terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak hanya berhenti pada penyaluran dana. Bank syariah pelat merah ini mengklaim telah membangun ekosistem pembinaan terintegrasi yang mencakup solusi finansial, sosial, hingga pendampingan spiritual agar pelaku usaha mampu naik kelas dan menembus pasar global.
"Sektor UMKM mempekerjakan 114,7 juta orang dan memberikan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB Republik Indonesia. Sebagai bank syariah terbesar, BSI hadir memberikan solusi finansial, sosial, dan spiritual untuk mendampingi UMKM agar bisa naik kelas, bankable, hingga mampu menembus pasar global," ujar Direktur Human Capital & Compliance BSI, Arief Adhi Sanjaya.
Portofolio Berkelanjutan Tembus Rp75 Triliun
Sejalan dengan tema ekonomi hijau yang diusung Bank Indonesia, BSI mencatatkan capaian strategis pada portofolio pembiayaan berkelanjutan. Hingga Juni 2026, nilainya menembus lebih dari Rp75 triliun dengan komposisi yang terbagi dalam dua kategori utama.
- Pembiayaan Sosial: Rp59 triliun, dengan 90% di antaranya disalurkan kepada pelaku UMKM.
- Pembiayaan Hijau: Rp16 triliun, didominasi produk eco-efficient dengan porsi 65,2%.
Arti Penting Rasio RPIM bagi Stabilitas Perbankan
Angka RPIM 33,65% yang dibukukan BSI menjadi sinyal positif di tengah dorongan regulator untuk menggenjot intermediasi ke sektor produktif. Posisi ini memberi ruang likuiditas yang lebih longgar bagi bank untuk terus mengekspansi kredit tanpa melanggar ketentuan makroprudensial.
Bagi investor, kinerja ini mencerminkan kemampuan BSI dalam menyeimbangkan pertumbuhan pembiayaan dengan kepatuhan regulasi. Portofolio yang sehat di segmen UMKM juga menjadi indikator kualitas aset, mengingat sektor ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
Dengan total pembiayaan yang terus bertumbuh, BSI tampaknya akan tetap menjadi pemain kunci dalam agenda inklusi keuangan syariah di Indonesia. Fokus pada pembiayaan berkelanjutan juga menempatkan perseroan pada posisi yang sejalan dengan tren global mengenai keuangan hijau dan dampak sosial.