JAKARTA - Penggabungan platform investasi digital Growin' ke dalam Livin' by Mandiri memicu kenaikan jumlah nasabah PT Mandiri Sekuritas.
Perusahaan membukukan penambahan rerata 2.100 nasabah tiap hari dalam kurun waktu enam bulan terakhir sejak penggabungan dijalankan pada November 2024.
Sampai dengan 30 Juni 2026, total nasabah Mandiri Sekuritas menyentuh angka 1,48 juta.
Jumlah itu melesat empat kali lipat apabila dikomparasikan dengan 364.000 nasabah pada Juli 2024.
Penggabungan Growin' dengan Livin' by Mandiri menyajikan fasilitas investasi pasar modal langsung lewat aplikasi perbankan Bank Mandiri.
Nasabah tidak lagi harus beralih platform untuk mendirikan rekening efek.
Growin' pun tetap bisa diakses lewat situs growin.id serta aplikasi di App Store dan Google Play Store.
Platform tersebut dibekali fitur Pro View yang diperuntukkan bagi investor aktif atau professional traders.
Penggabungan lintas saluran itu menjadi elemen dari penguatan ekosistem digital Bank Mandiri.
Livin' by Mandiri mempunyai basis pengguna yang masif sehingga memperluas cakupan layanan investasi pasar modal ketimbang saluran konvensional.
Pelaksana Tugas Direktur Utama Mandiri Sekuritas Alex Widi Kristiono mengemukakan, jumlah nasabah atau Single Investor Identification bertumbuh 70 persen secara tahunan hingga Juni 2026.
Sebanyak 86 persen dari keseluruhan nasabah berasal dari Generasi Milenial dan Generasi Z.
“Layanan digital yang terus kami kembangkan membawa dampak signifikan bagi pertumbuhan jumlah nasabah. Sejak 2012, fokus kami di segmen ritel adalah menyediakan platform transaksi digital yang mumpuni, nyaman, dan aman digunakan,” ujar Alex dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).
Alex menuturkan, Mandiri Sekuritas bakal terus mengoptimalkan Growin' agar semakin gampang dipakai sehingga semakin banyak masyarakat berinvestasi di pasar modal.
“Selain mengembangkan segmen ritel, kami juga membangun bisnis nasabah dari segmen institusi, perusahaan swasta, dan BUMN melalui layanan Capital Market Institutional dan Investment Banking,” paparnya.
Mandiri Sekuritas telah beroperasi selama 26 tahun sejak diresmikan pada 31 Juli 2000.
Perusahaan mempunyai tiga lini usaha, yakni retail, capital market, dan investment banking.
Ketiga lini tersebut disokong riset makroekonomi, saham, serta obligasi untuk menopang keperluan investasi nasabah.
Di samping beroperasi di Indonesia, Mandiri Sekuritas pun disokong Mandiri Securities Pte. Ltd. di Singapura.
Kenaikan nasabah ritel yang dikuasai Milenial dan Gen Z turut menopang pendalaman pasar modal domestik.
Mandiri Sekuritas pula meraih penghargaan Best Broker Indonesia 2026 dari Extel International serta Best Investment Bank Indonesia 2026 dari Alpha Southeast Asia.