Pemerintah Segera Umumkan Insentif 500.000 Motor dan Mobil Listrik

Pemerintah Segera Umumkan Insentif 500.000 Motor dan Mobil Listrik
Menteri Keuangan Republik Indonesia. ( sumber : net )

TANGERANG - Pemerintahan tengah merampungkan rancangan stimulus anyar bagi armada kendaraan berbasis setrum.

Inisiatif tersebut bakal membidik kira-kira 500.000 unit motor listrik serta kendaraan elektrifikasi bersoda empat.

Menteri Keuangan dari Sumbernya menuturkan bahwa paket rangsangan fiskal itu bakal segera diumumkan dalam tempo dekat.

"Masih didiskusikan, tapi dalam waktu dekat akan dikeluarkan. Sebentar lagi. Untuk 500 ribu motor," ujar dari Sumbernya usai menyambangi ajang perhelatan pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Tangerang, Selasa.

Dari Sumbernya menerangkan, besaran angka 500.000 tersebut merujuk pada total unit kendaraan yang menjadi target sasaran program.

Selain motor bertenaga baterai, pihak istana turut merancang stimulus serupa bagi kendaraan mobil listrik.

Akan tetapi, pejabat tersebut belum membeberkan secara rinci bentuk maupun kuantitas mobil yang bakal menerima fasilitas tersebut.

"Mobil juga," ujarnya.

Berdasarkan keterangan dari Sumbernya, Presiden Prabowo Subianto dipastikan bakal mengumumkan secara langsung paket stimulus itu dalam kurun waktu sekitar dua hingga tiga pekan ke depan.

"Nanti Pak Presiden yang mengumumkan. Nanti kami lihat," kata dari Sumbernya.

Dari Sumbernya mengutarakan bahwa pemerintah masih melakukan finalisasi terkait wujud insentif yang hendak digulirkan.

Sewaktu dimintai keterangan perihal potensi pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ataupun Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), ia masih enggan memberikan keterangan.

Bagi kategori kendaraan hibrida, dari Sumbernya menegaskan bahwa hingga detik ini belum ada wacana pemberian fasilitas serupa.

"Saya belum dengar rencana itu. Yang ada rencananya adalah EV saja," katanya.

Pemerintah pun masih mendiskusikan batasan ruang lingkup stimulus bagi kendaraan listrik berbasis sel baterai nikel maupun lithium.

Meskipun demikian, dari Sumbernya belum memaparkan secara mendalam mengenai mekanisme yang sedang dipersiapkan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index