IHSG Dibuka Memerah Cek Rekomendasi Saham Potensial

IHSG Dibuka Memerah Cek Rekomendasi Saham Potensial
Ilustrasi ihsg (sumber foto: NET)

JAKARTA – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Jumat pagi terkoreksi dan menempati posisi 5.936,037.

Melansir data RTI hingga pukul 09.11 WIB, IHSG sempat melonjak tinggi sebelum akhirnya melemah kembali sebesar 2,167 poin atau setara 0,04 persen menuju level 5.910,275.

Pada perdagangan pagi ini, sebanyak 163 saham emiten terpantau melemah. Sementara itu, 316 saham terpantau menguat dan 208 saham posisinya tidak berubah.

Perputaran dana yang tercatat sampai pukul 09.11 WIB mencapai Rp1,158 triliun. Jumlah volume saham yang diperjualbelikan mencapai 2,045 miliar saham.

Analis BNI Sekuritas Fanny Suherman memproyeksikan IHSG hari ini berpeluang menguat guna menguji area resistance pada rentang 5.950-6.050. Investor diminta berhati-hati sebelum indeks melewati angka 6.050 lantaran potensi koreksi lanjutan masih terbuka.

"Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah rupiah yang telah menembus Rp18.100. Diperkirakan support IHSG 5.800-5.870 and resist IHSG 5.970-6.050," jelas Fanny dalam risetnya sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Di tempat lain, pasar saham Wall Street ditutup menguat pada Kamis, 9 Juli 2026, disokong oleh kenaikan sektor semikonduktor serta penurunan harga minyak menyusul tensi AS-Iran yang menghangat. Kenaikan tertinggi dipimpin Nasdaq Composite sebesar 1,30 persen, disusul S&P 500 naik 0,81 persen, dan Dow Jones naik 0,27 persen.

Bursa saham kawasan Asia juga bergerak menguat pada Kamis, 9 Juli 2026, setelah terangkat oleh rebound saham-saham semikonduktor. Sisi lain, laju penguatan tertahan akibat kenaikan harga minyak dari ketegangan Teluk yang memicu kecemasan inflasi.

Bursa regional Asia ditutup bervariasi dengan kecenderungan menguat. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,4 persen, TOPIX naik 0,4 persen, Kospi Korea Selatan naik 0,62 persen, dan Kosdaq melonjak 1,15 persen.

Sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,70 persen, S&P/ASX 200 Australia turun 0,26 persen, serta Taiex Taiwan berkurang 0,83 persen.

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 0,67 persen walau investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) Rp674 miliar. Saham yang paling banyak dilepas oleh asing meliputi MAPI, BBRI, BRMS, AMMN, dan CPIN.

Untuk perdagangan hari ini, beberapa saham direkomendasikan menjadi pilihan ide trading yaitu BRMS, AMMN, BRPT, BNBR, CPIN, dan HRTA. Simak detail areanya di bawah ini:

BRMS: Buy if break Rp496, target terdekat Rp500-Rp520, cutloss di bawah Rp490.

AMMN: Spec buy di Rp3.430-Rp3.450, cutloss di bawah Rp3.400, target terdekat Rp3.490-Rp3.530.

BRPT: Spec buy di Rp1.580-Rp1.600, cutloss di bawah Rp1.560, target terdekat Rp1.650-Rp1.700.

BNBR: Spec buy di Rp86-Rp89, cutloss di bawah Rp85, target terdekat Rp91-Rp93.

CPIN: Spec buy di Rp3.040-Rp3.070, cutloss di bawah Rp3.030, target terdekat Rp3.090-Rp3.110.

HRTA: Spec buy di Rp1.745, cutloss di bawah Rp1.740, target terdekat Rp1.755-Rp1.770.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index