Koin Bitcoin Alami Tren Bearish dan Berada di Bawah 59.000 Dollar AS

Koin Bitcoin Alami Tren Bearish dan Berada di Bawah 59.000 Dollar AS
Ilustrasi bitcoin (sumber foto: NET)

JAKARTA - Pergerakan harga Bitcoin pada hari Rabu, 1 Juli 2026 pukul 09.07 WIB memperlihatkan penurunan sebesar 2,01 persen dalam kurun waktu 24 jam ke belakang. Meskipun demikian, dalam jangka waktu 1 jam terakhir tercatat adanya kenaikan tipis sebesar 0,65 persen. Namun, apabila diakumulasikan sejak sepekan yang lalu, aset kripto ini sudah merosot sebanyak 6,61 persen.

Penurunan tersebut membawa Bitcoin kini bertengger di level 58.601,47 dollar AS atau setara dengan kisaran Rp 1,05 miliar, dengan acuan kurs sebesar Rp 17.872. Adapun untuk nilai kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini dilaporkan berada di angka 1,17 triliun dollar AS atau sekitar Rp 21.018 triliun. Secara keseluruhan, rata-rata koreksi yang dialami oleh Bitcoin dalam waktu 24 jam mencapai 1,99 persen.

Kondisi pasar terpantau mulai mengalami tren pelemahan atau bearish di bawah level 59.000 dollar AS semenjak hari Selasa, 30 Juni 2026 pukul 20.35 WIB. Pada momen tersebut, grafik pergerakan Bitcoin langsung merosot sangat tajam ke arah 58.260,8 dollar AS dan terus bertahan di zona merah tanpa tanda-tanda penguatan yang signifikan. Anjloknya nilai cryptocurrency ini mengindikasikan bahwa sedang berlangsung pelepasan aset atau aksi jual dalam skala yang masif oleh para investor institusional.

Di sisi lain, pergeseran minat pasar ini ditengarai dipicu oleh langkah MicroStrategy. Perusahaan yang bergerak di bidang perangkat lunak untuk intelijen bisnis serta seluler tersebut baru saja memperbarui strategi korporasi mereka ke sektor yang dinilai jauh lebih menghasilkan keuntungan. Keputusan taktis ini pun berbuah manis dengan mendongkrak nilai saham internal mereka hingga melesat sebesar 12 persen.

Dampaknya, para investor institusional Bitcoin memilih untuk memindahkan modal investasi mereka dari pasar kripto masuk ke dalam MicroStrategy. Fenomena pengalihan dana berskala besar inilah yang pada akhirnya memicu gelombang aksi jual di bursa kripto menjadi kian melonjak tinggi dan menekan harga Bitcoin ke level yang lebih rendah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index