JAKARTA - Di tengah lonjakan harga emas murni pada tahun 2026, emas muda kini kian diminati oleh banyak kalangan. Pilihan ini memungkinkan seseorang tetap terlihat anggun dan modis tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam. Berbagai macam perhiasan seperti cincin, gelang, kalung, hingga anting sekarang banyak diproduksi menggunakan bahan emas muda ini.
Langkah tersebut diambil karena harganya jauh lebih ekonomis dibandingkan emas berkadar tinggi. Tren fashion yang berkembang pesat juga turut mendorong popularitas emas muda di kalangan generasi muda. Logam campuran di dalamnya membuat perhiasan ini lebih mudah dibentuk menjadi desain yang rumit, unik, dan bervariasi jika dibandingkan dengan emas murni yang bertekstur lunak.
Sebelum memutuskan untuk membelinya, sangat penting bagi konsumen untuk memahami karakteristik, jenis kadar, serta kelebihan dan kekurangannya. Emas muda sendiri merupakan istilah lokal untuk perhiasan dengan kadar emas murni di bawah 50 persen. Sisa kandungannya dipadukan dengan logam lain seperti perak, tembaga, seng, atau paladium.
Kombinasi tersebut menghasilkan struktur perhiasan yang lebih kokoh dan tidak mudah berubah bentuk. Hal ini menjadikannya sangat ideal untuk kerajinan perhiasan yang detail dan tipis. Selain itu, harga yang terjangkau menjadikannya opsi terbaik untuk tampil modis dengan anggaran terbatas.
Di pasar perhiasan, jenis ini umumnya dikelompokkan berdasarkan kode kadar tertentu yang tertera pada bagian dalam perhiasan, bukan menggunakan satuan karat. Berikut adalah rincian jenis kadar emas muda yang beredar:
Emas Muda Kadar 150 Memiliki kandungan sekitar 15 persen emas murni dan 85 persen logam campuran. Jenis ini sangat ekonomis namun warnanya lebih cepat pudar. Estimasi harga tahun 2026 berkisar antara Rp150.000 sampai Rp250.000 per gram.
Emas Muda Kadar 300 Mengandung sekitar 30 persen emas murni dan 70 persen campuran logam lain. Cukup populer karena daya tahannya yang lumayan dengan harga bersahabat. Estimasi harga tahun 2026 berkisar antara Rp350.000 sampai Rp450.000 per gram.
Emas Muda Kadar 375 Kadar ini mengandung 37,5 persen emas murni dan dikenal internasional sebagai emas 9 karat. Warnanya lebih tahan lama dan tampak mewah. Estimasi harga tahun 2026 berkisar antara Rp480.000 sampai Rp600.000 per gram.
Emas Muda Kadar 420 Memiliki kandungan sekitar 42 persen emas murni dengan warna kuning yang lebih pekat. Nilai jual kembalinya cenderung lebih stabil. Estimasi harga tahun 2026 berkisar antara Rp550.000 sampai Rp650.000 per gram.
Keunggulan dari emas muda meliputi harga yang ramah di kantong serta pilihan desain yang sangat variatif. Kelebihan lainnya adalah sifatnya yang lebih tahan terhadap benturan fisik sehingga aman dipakai beraktivitas sehari-hari. Selain warna kuning, tersedia pula pilihan modern seperti rose gold dan white gold.
Namun, terdapat beberapa kekurangan seperti nilainya yang kurang ideal untuk instrumen investasi jangka panjang. Selain itu, kandungan logam campuran yang tinggi berisiko memicu reaksi alergi bagi pemilik kulit sensitif. Warna pada kadar rendah juga dapat memudar seiring berjalannya waktu.
Beberapa tips sebelum membeli antara lain menentukan tujuan pembelian, memperhatikan kadar, serta memilih toko yang terpercaya. Simpan selalu nota pembelian dengan baik. Jika tujuannya adalah investasi masa depan, emas batangan 24 karat tetap menjadi pilihan terbaik yang aman dan stabil.
Untuk perencanaan kepemilikan aset yang aman, terdapat layanan pembiayaan emas fisik yang praktis dengan skema cicilan teratur. Fasilitas ini mempermudah kepemilikan emas tanpa mengganggu perputaran uang bulanan. Pilihan gramasi tersedia mulai dari 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, hingga 100 gram yang bisa disesuaikan dengan target finansial masing-masing.