JAKARTA - Hari ini merupakan batas waktu terakhir bagi para investor untuk bisa mendapatkan keuntungan dividen sebesar Rp15.000 dari tiap lot saham PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA). Tanggal cum dividen untuk saham produsen minyak nabati asal Bekasi ini resmi jatuh pada hari Senin, 22 Juni 2026.
Masa cum dividen menjadi batas akhir kepemilikan saham bagi penanam modal yang ingin memperoleh hak pembagian keuntungan. Para investor yang mengincar hasil dividen wajib mengamankan pembelian saham ini paling lambat sebelum masa cum dividen berakhir dan menahannya sampai hari pencatatan resmi.
Perusahaan telah menetapkan pembagian dividen tunai dengan total mencapai Rp89,25 miliar bagi para pemilik saham dari tahun buku 2025. Langkah korporasi ini sebelumnya telah mendapatkan lampu hijau dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 lalu.
Melalui laporan resmi pembagian deviden kepada bursa, emiten menetapkan alokasi dana Rp89.250.000.000. Dana segar tersebut akan dikirimkan secara merata kepada seluruh pemegang saham yang namanya sah terdaftar sebagai penerima keuntungan.
Pembagian keuntungan tunai ini setara dengan Rp150 untuk setiap lembar saham. Atas dasar perhitungan tersebut, para pemilik aset akan mengantongi dana Rp15.000 per lot saham CEKA yang dipegang. Angka alokasi ini disalurkan dengan basis total saham beredar perseroan saat ini yang mencapai 595 juta lembar.
Pada penutupan pasar sebelum akhir pekan, harga saham CEKA bertengger di posisi Rp2.380 setelah mengalami kenaikan sebanyak 30 poin atau sekitar 1,28% dari hari sebelumnya. Berpatokan pada harga tersebut, imbal hasil atau yield dividen saham ini menyentuh angka 6,3%, sebuah nilai yang lebih menguntungkan dibanding rata-rata bunga deposito bank umum sebesar 4%.
Bagi para penanam modal yang tertarik mengejar hak keuntungan dari emiten ini, berikut adalah rincian lini masa penting yang wajib dicatat dan diperhatikan:
Cum dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 22 Juni 2026
Ex dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 23 Juni 2026
Cum dividen di Pasar Tunai: 24 Juni 2026
Ex dividen di Pasar Tunai: 25 Juni 2026
Recording Date atau tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak atas dividen: 24 Juni 2026
Tanggal pembayaran dividen tunai: 15 Juli 2026
Para pelaku pasar modal yang ingin mengamankan hak pembagian dana masih memiliki peluang melakukan pembelian hingga penutupan sesi dagang di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 22 Juni 2026. Di sisi lain, batas perdagangan untuk Pasar Tunai masih dibuka dan berlangsung hingga 24 Juni 2026.
Pihak manajemen memastikan bahwa proses pengiriman dana dividen tunai akan dieksekusi secara serentak pada 15 Juli 2026 kepada seluruh pemilik modal yang namanya masuk dalam daftar berhak saat tanggal pencatatan. Distribusi keuntungan ini menjadi wujud nyata dari komitmen perseroan dalam menyajikan nilai lebih yang berkelanjutan.