IHSG Berpotensi Naik ke Level 6060 dan Saham Pilihan 15 Juni 2026

IHSG Berpotensi Naik ke Level 6060 dan Saham Pilihan 15 Juni 2026
Ilustrasi indeks saham, Sumber: (NET).

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak sebesar 2,07 persen pada posisi 6.007,66 di perdagangan sebelumnya pada 12 Juni 2026. Performa positif tersebut diiringi aksi beli bersih oleh investor asing dengan nilai mencapai Rp287,77 miliar. Beberapa saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing meliputi BBCA, DSSA, TPIA, AMMN, dan BRMS.

Sementara itu, bursa saham Wall Street di Amerika Serikat juga ditutup menguat pada perdagangan Jumat lalu. Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan saham SpaceX yang melesat hingga 19 persen pada hari pertamanya melantai di Nasdaq. Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 0,7 persen, S&P 500 naik 0,5 persen, dan Nasdaq Composite bertambah 0,31 persen. SpaceX memulai debut perdagangannya pada harga US$ 150 per saham, melampaui harga penawaran umum perdana sebesar US$ 135 per saham. Di sektor teknologi, optimisme terhadap perkembangan kecerdasan buatan turut memberikan sentimen positif, di mana SpaceX dianggap sebagai proksi investasi kecerdasan buatan melalui unit usahanya xAI. Pergerakan saham teknologi lainnya bervariasi, saham Nvidia ditutup menguat tipis, Advanced Micro Devices melesat 4,7 persen, dan Alphabet naik 0,5 persen. Sebaliknya, Broadcom, Palantir Technologies, Amazon, serta Meta Platforms berakhir di zona merah.

Sentimen positif di pasar global juga didukung oleh ekspektasi tercapainya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi pasar kian kondusif setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan bahwa naskah final kesepakatan telah disetujui oleh seluruh pihak yang terlibat. Media resmi pemerintah Iran mengabarkan bahwa draf nota kesepahaman mencakup janji Washington untuk mencabut sanksi atas minyak Iran, serta kesediaan Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Perjanjian damai ini diperkirakan akan ditandatangani di Swiss paling cepat pada Minggu, 14 Juni 2026.

Bursa saham di kawasan Asia turut melanjutkan tren kenaikan pada Jumat, 12 Juni 2026 lalu didorong oleh optimisme kesepakatan damai global tersebut. Hal ini menekan harga minyak ke titik terendah dalam periode dua bulan, sekaligus melemahkan mata uang dolar Amerika Serikat dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat. Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengisyaratkan bahwa penandatanganan kesepakatan dapat terlaksana pada akhir pekan. Di Jepang, indeks Nikkei naik 2,8 persen dan Topix menguat 1,3 persen. Korea Selatan mencatat lonjakan indeks Kospi sebesar 4,6 persen dan Kosdaq sebesar 3,2 persen. Selain itu, indeks Hang Seng Hong Kong terangkat 1,9 persen, Taiex Taiwan naik 2,4 persen, ASX 200 Australia bertambah 1,98 persen, FTSE Straits Times menguat 0,8 persen, dan FTSE Malay KLCI menguat 0,24 persen.

Merespons berbagai dinamika pasar tersebut, “IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan ke level 6060, hati-hati jika IHSG break 6000. Diperkirakan Support IHSG: 5960-5900 dan Resist IHSG: 6060-6150.”

Aktivitas pasar hari ini juga menghadirkan sejumlah saham yang dapat dijadikan alternatif acuan bagi para pelaku pasar. Berikut adalah beberapa rekomendasi untuk transaksi perdagangan hari ini:

ADMR Spec Buy dengan area beli di 1560-1575, cutloss di bawah 1540. Target dekat di 1595-1640.

BBTN Spec Buy dengan area beli di 1250-1260, cutloss di bawah 1235. Target dekat di 1275-1300.

BNBR Spec Buy dengan area beli di 108-110, cutloss di bawah 107. Target dekat di 112-115.

ARCI Spec Buy dengan area beli di 965-975, cutloss di bawah 955. Target dekat di 985-1015.

INDY Spec Buy dengan area beli di 2240-2260, cutloss di bawah 2200. Target dekat di 2290-2350.

DEWA Spec Buy dengan area beli di 326-330, cutloss di bawah 322. Target dekat di 334-342.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index