IHSG Diperkirakan Bergerak Menguat Didukung Sentimen Global dan Asia

IHSG Diperkirakan Bergerak Menguat Didukung Sentimen Global dan Asia
Ilustrasi indeks saham, Sumber: (NET).

JAKARTA - Pasar saham Amerika Serikat mencatatkan penutupan yang lebih tinggi pada perdagangan hari Jumat (12 Jun). Indeks Dow Jones tercatat menguat sebesar 0,70%, indeks S&P 500 naik 0,50%, dan indeks Nasdaq meningkat 0,31%. Performa positif tersebut didorong oleh sentimen risiko yang membaik seiring hadirnya harapan baru terkait kesepakatan damai antara AS dan Iran yang menekan harga minyak dunia. Selain itu, peluncuran perdana SpaceX yang berjalan kuat turut memberikan dorongan positif bagi sentimen pasar global. Sementara itu, tingkat imbal hasil atau yield U.S. Treasury 10-tahun mengalami kenaikan sebesar 1,8 bps menjadi 4,479%, sedangkan U.S. Dollar Index terpantau melemah 0,11% ke posisi 99,75.

Pada waktu yang sama, mayoritas pasar komoditas justru ditutup melemah pada perdagangan hari Jumat (12 Jun). Minyak mentah jenis WTI mengalami penurunan sebesar 3,23% menjadi USD 84,88/bbl Minyak mentah jenis Brent melemah sebesar 3,37% menjadi USD 87,33/bbl Batu bara mengalami pelemahan sebesar 2,39% menjadi USD 145,00/ton CPO bergerak turun sebesar 1,67% menjadi MYR 4.475/ton Emas justru mencatatkan kenaikan sebesar 0,17% menjadi USD 4.219/oz

Bergerak ke wilayah regional, pasar saham di Asia secara umum ditutup menguat pada hari Jumat (12 Jun) dengan indeks Hang Seng yang naik sebesar 1,93%, indeks Nikkei melesat hingga 2,81%, dan indeks Shanghai yang bertambah sebanyak 1,12%. Kondisi ini sejalan dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG yang ditutup menguat 2,07% di level 6.007,66. Nilai beli bersih oleh investor asing atau foreign net buy tercatat mencapai IDR 287,817 miliar. Rinciannya meliputi IDR 287,4 miliar di pasar reguler dan sebesar IDR 0,417 miliar di pasar negosiasi.

Aliran dana masuk dari investor asing atau inflow terbesar di pasar reguler terjadi pada saham BBCA yang mencapai IDR 192,8 miliar, yang kemudian diikuti oleh saham DSSA sebesar IDR 175 miliar, serta saham TPIA sebesar IDR 160,3 miliar. Sebaliknya, aliran dana keluar investor asing atau outflow terbesar di pasar reguler dialami oleh saham BBRI senilai IDR 371,6 miliar, disusul oleh saham BMRI sebesar IDR 168 miliar, dan saham ASII sebanyak IDR 102,1 miliar. Saham-saham yang menjadi pendorong utama pasar atau top leading movers adalah AMMN, BBCA, dan DSSA, sedangkan saham BMRI, SRAJ, dan MPRO menjadi penekan pasar atau top lagging movers.

Memasuki sesi perdagangan hari Senin (15/6) pagi ini, pasar Asia dibuka kembali bergerak di zona hijau dengan indeks KOSPI melonjak sebanyak 4,46% dan indeks Nikkei yang juga dibuka lebih tinggi sebesar 3,59%.

“Hari ini, kami memperkirakan IHSG bergerak menguat didukung sentimen positif dari pasar global dan regional,”

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index