Harga Perak Antam Anjlok ke Rp47.150, Ikuti Jejak Penurunan Emas

Harga Perak Antam Anjlok ke Rp47.150, Ikuti Jejak Penurunan Emas
perak antam

JAKARTA – Dinamika pasar logam mulia tengah menunjukkan tren koreksi yang cukup signifikan pada perdagangan di pertengahan pekan ini.

Berdasarkan pantauan terbaru, harga perak murni yang dirilis oleh PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam mengalami penurunan yang cukup tajam.

Langkah mundur harga ini membawa komoditas perak menyentuh angka baru yang lebih rendah dibandingkan perdagangan sebelumnya.

"Harga perak murni yang dijual PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam pada Rabu, 29 April 2026, kembali merosot sampai ke level Rp47.150 per gram," tulis Eko Nordiansyah dalam laporannya sebagaimana dilansir dari medcom.id, Rabu (29/04).

Kondisi ini tentu menjadi perhatian bagi para investor yang sedang mengamati pergerakan aset aman di tengah fluktuasi ekonomi global.

Penurunan ini terasa cukup kontras mengingat pergerakan harga pada hari sebelumnya sempat menunjukkan tanda-tanda penguatan tipis.

Eko Nordiansyah memberikan catatan bahwa harga perak Antam hari ini turun sebesar Rp1.700 per gramnya.

Padahal, jika menengok data perdagangan kemarin, harga perak masih sempat bertengger di posisi Rp48.850 per gram sebelum akhirnya jatuh hari ini.

Fenomena merosotnya nilai tukar logam ini tidak terjadi secara tunggal melainkan diikuti oleh instrumen investasi lainnya di bawah naungan Antam.

Saat ini, seluruh lini komoditas logam mulia produksi Antam terpantau sedang berada dalam zona merah secara serempak.

Hal ini menandakan bahwa tekanan jual atau faktor pasar lainnya sedang mempengaruhi harga jual logam secara kolektif di pasaran.

Ternyata tidak hanya perak saja yang harganya melandai, melainkan harga emas batangan juga ikut mengalami penurunan nilai yang serupa.

Laporan resmi menyebutkan bahwa sekarang komoditas logam mulia Antam kompak mengalami penurunan mulai dari logam perak maupun logam emas.

Keselarasan penurunan harga antara emas dan perak ini seringkali mencerminkan sentimen pasar terhadap aset investasi fisik.

Bagi masyarakat yang berniat melakukan transaksi, rincian harga per gram hingga ukuran bongkahan besar telah diperbarui secara resmi.

Data terbaru menunjukkan bahwa harga perak batangan untuk ukuran terkecil yakni satu gram kini dibanderol di bawah level lima puluh ribu rupiah.

Mengenai detail angka pastinya, harga perak batangan 1 gram dipatok sebesar Rp47.150 per gram merujuk pada data Logammulia.com.

Angka tersebut menjadi dasar bagi perhitungan harga untuk satuan yang lebih besar dalam katalog produk yang ditawarkan perusahaan.

Untuk investor skala menengah yang mengincar ukuran 250 gram, terdapat skema perhitungan harga dasar ditambah dengan beban pajak.

Nilai dasar untuk ukuran ini berada di angka belasan juta rupiah sebelum akhirnya diakumulasi dengan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Tercatat bahwa harga perak batangan 250 gram mencapai Rp12.187.500 dengan PPN 11 persen sebesar Rp13.528.125.

Perhitungan pajak ini merupakan bagian dari regulasi yang berlaku dalam setiap transaksi logam mulia di gerai resmi Antam.

Sementara itu, untuk satuan yang paling berat dalam daftar hari ini yaitu 500 gram, harganya berada pada kisaran dua puluhan juta rupiah.

Sama seperti satuan di bawahnya, harga ini juga mencakup nilai dasar dan tambahan PPN sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk rinciannya, harga perak batangan 500 gram adalah Rp23.575.000 dengan PPN 11 persen senilai Rp26.168.250.

Informasi mengenai tarif pajak ini penting dipahami oleh konsumen agar tidak terjadi kesalahpahaman saat melakukan pembayaran di kasir.

Semua data harga yang tersaji ini merupakan angka resmi yang diperbarui secara berkala melalui platform digital penyedia layanan tersebut.

Pihak manajemen memastikan bahwa setiap perubahan harga selalu mengacu pada standar pasar yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pernyataan resmi menekankan bahwa daftar harga perak batangan Antam pada Rabu, 29 April 2026, mengacu pada data resmi Logammulia.com.

Konsumen diharapkan terus memantau perkembangan harga secara rutin karena sifat investasi logam mulia yang sangat fluktuatif setiap harinya.

Penurunan sebesar Rp1.700 per gram memang terlihat kecil bagi kolektor ritel, namun berdampak besar bagi mereka yang bermain dalam volume besar.

Banyak analis melihat bahwa koreksi harga seperti ini bisa menjadi peluang bagi pembeli baru untuk masuk ke pasar logam mulia.

Namun, tidak sedikit pula yang memilih untuk menunggu hingga harga benar-benar mencapai titik terendah atau stabil kembali.

Strategi investasi setiap orang tentu berbeda-beda dalam menyikapi penurunan harga yang terjadi pada perak maupun emas Antam saat ini.

Kejelasan informasi mengenai harga beli dan harga jual kembali menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan finansial di sektor ini.

Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah tren penurunan ini akan berlanjut pada hari esok atau justru akan terjadi pembalikan harga.

Pasar global sangat dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga, inflasi, serta kondisi geopolitik yang seringkali sulit untuk diprediksi secara akurat.

Antam sendiri tetap berkomitmen menyediakan layanan penjualan fisik melalui butik-butik emas yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Masyarakat bisa langsung mendatangi lokasi resmi atau mengakses situs untuk mendapatkan pembaruan harga secara langsung setiap jamnya.

Demikianlah laporan terkini mengenai pergeseran nilai jual perak batangan yang tengah mengalami tekanan cukup dalam pada perdagangan hari ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index