BULAN PUASA

Ramadan Skin Shift Ubah Rutinitas, Kulit Tetap Terhidrasi dan Fresh Sepanjang Bulan Puasa

Ramadan Skin Shift Ubah Rutinitas, Kulit Tetap Terhidrasi dan Fresh Sepanjang Bulan Puasa
Ramadan Skin Shift Ubah Rutinitas, Kulit Tetap Terhidrasi dan Fresh Sepanjang Bulan Puasa

JAKARTA - Perubahan gaya hidup selama Ramadan membuat banyak orang perlu menyesuaikan kembali rutinitas perawatan kulit agar tetap nyaman dan efektif dijalani. Fenomena yang dikenal sebagai Ramadan skin shift menggambarkan kondisi ketika kebutuhan kulit berubah mengikuti pola makan, waktu istirahat, serta aktivitas harian yang berbeda selama bulan puasa.

Selama menjalani puasa, waktu makan yang terbatas dan jadwal tidur yang bergeser sering kali berdampak pada kondisi kulit. Tidak sedikit orang mengalami kulit lebih kering, sensitif, bahkan mudah berjerawat, sementara makeup terkadang tidak menempel sebaik biasanya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa rutinitas kecantikan tidak selalu harus menjadi lebih panjang atau rumit. Pendekatan yang lebih tepat sasaran justru menjadi kunci agar kulit tetap terjaga kesehatannya selama Ramadan.

Perubahan Pola Hidup Pengaruhi Kondisi Kulit

Memasuki bulan Ramadan, ritme harian mengalami perubahan signifikan. Waktu makan hanya tersedia pada malam hingga dini hari, sementara aktivitas ibadah dan pekerjaan tetap berjalan seperti biasa.

Perubahan tersebut memengaruhi tubuh secara keseluruhan, termasuk kondisi kulit dan rambut. Banyak orang merasakan kulit menjadi lebih kering dan sensitif akibat keterbatasan asupan cairan serta perubahan pola istirahat.

Kondisi ini kerap disebut sebagai Ramadan skin shift, yakni fase ketika kebutuhan kulit ikut berubah mengikuti pola hidup yang berbeda. Dalam situasi ini, menambah terlalu banyak langkah perawatan bukanlah solusi utama.

Pendekatan yang lebih adaptif dan mindful justru menjadi kunci. Rutinitas kecantikan tidak harus semakin kompleks, melainkan lebih relevan dan tepat sasaran.

Pentingnya Menjaga Hidrasi Kulit

Menjaga hidrasi kulit menjadi salah satu fokus utama selama bulan puasa. Perawatan kulit yang dilakukan dari malam hingga pagi hari membantu mempertahankan kelembapan kulit agar tetap seimbang.

Perawatan sebelum tidur tetap diperlukan meski waktu istirahat lebih singkat karena sahur. Langkah ini membantu kulit mempertahankan kelembapan sehingga tetap terasa nyaman saat beraktivitas di siang hari.

Di sisi lain, kenyamanan kulit wajah, tubuh, hingga kulit kepala sepanjang hari juga perlu diperhatikan agar tetap terasa segar sampai waktu berbuka.

Selain menjaga kelembapan dari luar melalui skincare, hidrasi juga penting dijaga dari dalam melalui asupan cairan yang cukup selama waktu berbuka hingga sahur.

Perawatan Sederhana Lebih Efektif

Perubahan pola makan dan waktu istirahat selama Ramadan juga dapat memicu produksi minyak berlebih yang berpotensi menyebabkan jerawat.

Karena itu, solusi perawatan yang praktis dan efisien menjadi pilihan banyak orang agar rutinitas tetap terasa ringan dan tidak menyita waktu.

Sebagai pelopor omnichannel beauty retailer di bawah naungan Social Bella, Sociolla menghadirkan kurasi produk yang disesuaikan dengan kebutuhan ini.

Beberapa produk yang direkomendasikan antara lain The Peptide Collagen Lifting Glow Hydrogel Mask dari COSRX, Botanical Body Wash & Lotion dari Pure Paw Paw, Real Tamanu Scalp Serum dari Rated Green, Acne Patch Plus Flex Fit dari Derma Angel, Dew Tint Daisy (02 Breeze) dan Cheek Tok Tok (Berry) dari Amuse, serta The Brow Fixing Cara dari Espoir.

Tampilan Natural Lebih Diminati Selama Ramadan

Selain perawatan kulit, tren riasan wajah selama Ramadan juga cenderung berubah. Banyak orang memilih tampilan yang lebih ringan dan natural agar tetap terlihat segar sepanjang hari.

Tampilan fresh dan glowing yang effortless dinilai lebih sesuai dengan suasana bulan puasa yang identik dengan keseimbangan dan refleksi diri.

Chrisanti Indiana, Co-founder & CMO Social Bella mengatakan, “Setiap Ramadan, kami menyadari adanya perubahan kebutuhan para beauty enthusiast. Ketika ritme tubuh berubah, kebutuhan kulit pun ikut berubah. Ramadan skin shift menjadi pengingat bahwa beauty routine tidak harus lebih banyak, tetapi harus lebih tepat dan sesuai. Melalui kurasi ini, kami ingin membantu para Bestie menemukan solusi yang sederhana, efektif, dan tetap nyaman digunakan sepanjang hari.”

Ia menambahkan, “Ramadan adalah tentang keseimbangan dan refleksi diri. Kami berharap kurasi ini dapat membantu para Bestie merawat diri dengan lebih mindful, menyesuaikan kebutuhan kulit yang berubah, dan tetap merasa nyaman dalam setiap aktivitas selama bulan puasa.”

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index