Prediksi Pergerakan Kurs Rupiah atas Dolar AS pada Perdagangan Hari Ini

Jumat, 11 September 2026 | 19:36:42 WIB
Ilustrasi Rupiah (FOTO: NET)

JAKARTA - Kurs rupiah diprediksi bergerak mengarah kesamping disertai kecenderungan terapresiasi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini (10/9/2026).

Beragam variasi sentimen pasar dipastikan melapisi laju mata uang garuda.

Sekadar kilas balik, rupiah mengakhiri sesi transaksi dengan menguat 0,69% atau terangkat 121,00 poin menuju level Rp 17.511 per dolar AS pada Rabu (9/9/2026).

Sementara itu merujuk patokan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, mata uang lokal terkerek 0,37% ke level Rp 17.552 per dolar AS.

Analis PT Finex Bisnis Solusi Futures dari sumbernya menuturkan, pada sesi pasar hari ini (10/9/2026), rupiah akan diwarnai dorongan sentimen yang bertolak belakang.

Ia menerangkan, rupiah bakal berhadapan dengan persimpangan antara melesunya dolar AS serta melambungnya harga minyak bumi dan yield US Treasury.

Berasal dari skala luar negeri, kedudukan DXY yang berada dekat dengan titik terendah dua pekan tetap memberikan celah penguatan untuk rupiah.

Namun demikian, kian membumbungnya harga minyak lantaran perselisihan yang memanas di Timur Tengah berpotensi mendorong inflasi AS serta menjaga pendirian hawkish The Fed.

"Pasar besok juga akan menunggu PPI AS dan data jobless claims," ujar dari sumbernya kepada Kontan, Rabu (9/9/2026).

Kenaikan data inflasi produsen AS berpotensi menaikkan ulang ekspektasi tingkat suku bunga The Fed, indeks USD, beserta yield US Treasury.

Adapun dari sisi nasional, kondisi pasar cenderung lebih positif seiring bertambahnya cadangan devisa Tanah Air hingga mencapai kisaran US$146,5 miliar.

Penerapan kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan rilis laporan penjualan eceran dalam negeri turut menjadi penangkal guncangan dari luar.

Melihat dinamika tersebut, rupiah diperkirakan akan melaju mendatar dengan peluang apresiasi terbatas pada sesi pasar hari ini (10/9/2026).

"Saya memperkirakan USD/IDR bergerak di kisaran Rp 17.600–Rp 17.800 per dolar AS," kata dari sumbernya.

Rentang Rp 17.500–Rp 17.600 berlaku sebagai level support untuk rupiah, sedangkan Rp 17.700–Rp 17.800 berperan sebagai wilayah resistance pada hari ini (10/9/2026).

Terkini