D4vd Diwakili Pembela Umum dalam Kasus Pembunuhan Remaja

Selasa, 01 September 2026 | 04:05:00 WIB

BULETINFINANSIAL.COM — Pengadilan Tinggi Los Angeles County memutuskan menunjuk kantor pembela umum untuk mewakili penyanyi D4vd dalam kasus pembunuhan yang menjeratnya. Keputusan ini keluar setelah tim pengacara selebriti yang sebelumnya mendampingi penyanyi berusia 21 tahun itu mengajukan permohonan mundur. D4vd sendiri telah mengaku tidak bersalah atas seluruh dakwaan.

Perubahan Tim Kuasa Hukum

Pengacara Blair Berk, Marilyn Bednarski, dan Regina Peter dalam pernyataannya kepada BBC mengatakan pengadilan telah mengabulkan permintaan mereka untuk menyerahkan perkara ini. Mereka menegaskan D4vd memenuhi syarat untuk mendapatkan penasihat hukum dari negara.

"Kami terus mendukung David dan pembelaannya terhadap tuduhan serius ini," demikian pernyataan mereka. Berk sebelumnya pernah mewakili aktor Mel Gibson, produser Harvey Weinstein, penyanyi Britney Spears, dan aktris Lindsay Lohan.

Kantor pembela umum Los Angeles County kini mengambil alih. Deputi pembela umum Walid Kandeel menyatakan D4vd "berhak atas pembelaan yang sungguh-sungguh dan meneliti bukti secara cermat."

Dakwaan dan Ancaman Hukuman

Jaksa penuntut mendakwa D4vd dengan pembunuhan tingkat pertama, mutilasi jenazah, dan pelecehan seksual terhadap anak. Dakwaan pembunuhan mencakup keadaan khusus terkait keuntungan finansial yang membuatnya terancam hukuman mati.

Menurut jaksa, D4vd membunuh Celeste Rivas Hernandez yang berusia 14 tahun karena korban mengancam akan membeberkan hubungannya dengan anak di bawah umur dan menghancurkan karier musiknya yang bernilai jutaan dolar. Jenazah Hernandez ditemukan pada September 2025 di dalam sebuah Tesla yang terdaftar di alamat kediaman D4vd.

Ancaman yang Dikirim Korban

Dalam berkas pengadilan, jaksa membeberkan pesan singkat yang dikirim Hernandez kepada D4vd pada 22 April 2025. Pesan itu berisi ancaman untuk membunuh serta menghancurkan karier D4vd.

"Demi Tuhan, aku akan membunuhmu," tulis Hernandez dalam pesan berisi kata-kata kasar. "Aku akan menghancurkan karier dan hidupmu."

Keesokan harinya, Hernandez pergi ke rumah D4vd di Hollywood menggunakan Uber yang dipesan oleh penyanyi tersebut. Jaksa menduga D4vd menus

Terkini