Pencopotan Gelar Menantu Kerajaan, Menengok Aset Sultan Brunei

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:50:06 WIB
Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah (FOTO: NET)

JAKARTA - Sosok Sultan Brunei Hassanal Bolkiah menjadi pusat perhatian masyarakat luas pada awal pekan ini. Hal itu terjadi seiring masuknya nama Sultan Brunei ke dalam jajaran pencarian populer Google.

Peristiwa ini hadir bukan tanpa alasan. Banyak diberitakan, Sultan Hassanal Bolkiah telah mencopot gelar kehormatan istana yang sebelumnya disandang oleh menantu wanita beliau, yakni Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.

Keputusan tersebut disampaikan secara resmi lewat Kantor Kepala Protokol Kerajaan atau Office of the Grad Chamberlain, seperti dihimpun dari Sumbernya, Selasa (11/8/2026).

Pejabat Kepala Protokol Kerajaan, Pengiran Haji Raffizanna Pengiran Haji Razali, menegaskan bahwasanya penarikan gelar tersebut dilakukan guna menjalankan perintah langsung Sultan Hassanal Bolkiah.

Pengiran Raabi’atul Adawiyyah sendiri merupakan pendamping hidup Pangeran ‘Abdul Malik Hassanal Bolkiah, yang mana adalah salah satu putra Sultan.

Berdasarkan keterangan media penyiaran nasional RTB News, tindakan tersebut diambil setelah sikapnya dinilai tidak pantas diperlihatkan seorang istri dari anggota keluarga istana.

Pemberitaan itu turut memaparkan bahwa perbuatan tersebut dianggap menyoreng nama baik lembaga kerajaan serta memperlihatkan ketiadaan rasa hormat pada Sultan.

Tidak ada rincian pasti yang diumumkan mengenai tindakan atau peristiwa khusus yang berujung pada pencabutan gelar kehormatan tersebut.

Di tengah mencuatnya nama Sultan Brunei, menarik pula untuk mencermati estimasi harta Sultan Brunei Hassanal Bolkiah yang genap berusia 80 tahun pada Rabu, 15 Juli 2026.

Sebagai salah satu figur paling menyita perhatian sepanjang sejarah modern, selaku pimpinan negara dengan periode kepemimpinan terpanjang setelah hampir 59 tahun memegang takhta, beliau dikenal sangat tertutup.

Berdasarkan warta dari Sumbernya, privasi yang amat ketat mewarnai sistem pemerintahannya selama hampir enam dekade dan telah menjadi ciri khas utama.

Hassanal Bolkiah Muizzaddin Waddaulah menduduki tahta kepemimpinan pada 4 Oktober 1967.

Sejak momen tersebut, beliau memegang penuh tampuk kekuasaan secara menyeluruh.

Sultan Brunei menetap bersama para buah hatinya di tempat tinggal Istana Nurul Iman, yakni bangunan istana terbesar nomor dua secara global.

Kompleks kediaman ini membentang di atas area seluas 200.000 meter persegi.

Dimensi istana ini cuma kalah ketat dari Kota Terlarang di Beijing, China, yang luas wilayahnya menyentuh angka 720.000 meter persegi.

Tempat tinggal resmi Keluarga Kerajaan tersebut terhitung lebih luas bila dibandingkan dengan kawasan Vatikan dan telah dilengkapi beragam fasilitas mewah, seperti area ruangan berlapisan emas, lebih dari 18.000 ruang, serta 290 tempat mandi, berikut aula maupun sudut ruangan dalam jumlah tak terhitung yang dipenuhi harta karun bernilai sangat tinggi.

Di dalam area istana itu, beliau juga menyimpan deretan kendaraan mewah miliknya yang amat ternama dengan total melampaui 5.000 unit, di mana koleksi ini terdaftar sebagai salah satu yang terbanyak di dunia saat ini.

Barang simpanannya mencakup merek ternama seperti Ferrari, Rolls-Royce, hingga Bentley, bahkan beliau menguasai tujuh dari total 100 unit mobil balap McLaren Formula 1 yang pernah dirakit.

Aset total Sultan Hassanal Bolkiah ditaksir mencapai US$ 16 miliar atau setara Rp 284,78 triliun (mengacu nilai tukar dolar AS pada kisaran Rp 17.800).

Pendapatan Sultan Brunei tersebut mayoritas berasal dari simpanan minyak serta gas bumi ditambah investasi tepat di mancanegara.

Aset melimpah sang sultan turut mengantarkan namanya masuk ke dalam deretan orang paling kaya versi media Forbes.

Beliau pun menguasai enam unit pesawat udara, dua helikopter, serta satu unit Boeing 747, yang populer sebagai pesawat jet jumbo berukuran amat besar yang telah diubah secara total demi keperluan personal.

Armada ini dibekali dua koridor kabin dan sanggup membawa lebih dari 500 orang penumpang.

Pesawat tersebut sempat menduduki posisi sebagai armada angkut penumpang berukuran paling besar di dunia sebelum kemunculan Airbus A380.

Tags

Terkini

Bisnis Jualan Risoles Mayones & Pastel Renyah Frozen

Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:14:24 WIB

Trik Pemasaran Digital UMKM Kuliner Paling Ampuh

Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:08:56 WIB

Rekomendasi Mesin Vacuum Sealer Terbaik Skala Rumahan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:06:01 WIB

Standar Higienis Produksi Makanan Beku Skala Rumahan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:03:02 WIB

Cara Menghitung Modal Usaha Kuliner Rumahan Yang Tepat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:01:01 WIB