Saham DSSA Catat Transaksi Nego Jumbo Senilai Rp1,3 Triliun

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:50:05 WIB
DSSA. ( SUMBER : NET )

JAKARTA - Saham emiten Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), membukukan transaksi jumbo di pasar negosiasi pada perdagangan Senin (10/8/2026).

Besarannya menggapai Rp 1,3 triliun yang dilangsungkan dalam tiga kali transaksi.

Merujuk data transaksi Stockbit, sebanyak 13,3 juta lot atau setara 1,33 miliar saham DSSA berpindah kepemilikan di pasar nego dengan kisaran harga rata-rata Rp 974 per saham.

Total besaran nilainya menggapai Rp 1.297,2 miliar atau Rp 1,3 triliun.

Besaran harga itu terletak di bawah harga penutupan DSSA di pasar reguler pada tanggal yang serupa, yakni Rp 985 per saham.

Maksudnya, transaksi nego raksasa itu dieksekusi dengan potongan harga sekitar 1,12% dari harga pasar.

Hingga kini masih belum diketahui secara pasti pihak mana yang mengeksekusi transaksi raksasa tersebut.

Akan tetapi menukil data persebaran broker di pasar nego, transaksi itu difasilitasi oleh broker dari internal grup.

Pada sisi pihak penjual (seller), seluruh transaksi senilai Rp 1,30 triliun dieksekusi oleh PT Sinarmas Sekuritas (DH).

Sementara itu pada sisi pihak pembeli (buyer), transaksi terbagi di antara PT RHB Sekuritas Indonesia (DR) senilai Rp 677,62 miliar serta Sinarmas Sekuritas (DH) sebesar Rp 619,12 miliar.

Transaksi ini berlangsung bertepatan bersamaan dengan agenda pelaksanaan aksi korporasi DSSA.

Sebelumnya, pengurus perusahaan mengumumkan rencana pemindahan saham hasil pembelian kembali (buyback) sebanyak-banyaknya 9.631.904.000 helai saham atau setara 5% dari keseluruhan saham yang diterbitkan serta dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pemindahan tersebut dijalankan melalui skema penjualan di bursa, dimulai 10 Agustus 2026 sampai seluruh prosesnya rampung.

Di dalam aksi korporasi itu, DSSA menunjuk PT Sinarmas Sekuritas sebagai anggota bursa yang mengemban tugas menjalankan proses pemindahan saham.

Adapun besaran harga pemindahan berpatokan pada ketentuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pengurus DSSA berkenaan transaksi di pasar negosiasi tersebut.

Arus dana investor asing pun tercatat deras masuk ke saham DSSA pada perdagangan Senin.

Di keseluruhan pasar, investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 1,40 triliun, dengan nilai pembelian asing (foreign buy) menggapai Rp 1,66 triliun berbanding penjualan asing (foreign sell) Rp 258,66 miliar.

Akan tetapi, mayoritas arus masuk itu bukanlah bersumber dari pasar reguler.

Pembelian bersih asing di pasar tunai dan negosiasi terdata Rp 1,30 triliun, sementara di pasar reguler cuma Rp 105,34 miliar.

Sebagai catatan, transaksi di pasar negosiasi dijalankan berlandaskan permufakatan harga langsung di antara penjual dan pembeli di luar skema lelang berkelanjutan pasar reguler.

Oleh sebab itu, transaksi ini sama sekali tidak memengaruhi pembentukan harga penutupan saham di pasar reguler.

Sehari berselang, saham DSSA justru tertekan.

Pada perdagangan Selasa (11/8/2026), DSSA sempat dibuka menguat pada level Rp 990 per saham serta menyentuh posisi tertinggi Rp 995.

Namun tekanan jual dengan kilat menyeret harga saham menuju zona merah.

DSSA sempat merosot hingga menyentuh level terendah Rp 935 per saham atau melemah 5,08% dari penutupan terdahulu pada Rp 985 per saham, sebelum bergerak fluktuatif di kisaran Rp 940-Rp 960 pada awal sesi.

Sepanjang tahun ini, DSSA menjadi salah satu saham dengan dinamika pergerakan paling fluktuatif di bursa, seiring transformasi usaha perseroan dari ketergantungan terhadap batu bara menuju ekosistem energi baru terbarukan (EBT) serta infrastruktur digital, mencakup pengembangan pusat data (data center) serta layanan internet.

Tags

Terkini

Solusi Komplain Pelanggan Service Pasang AC Terkini

Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:59:01 WIB

Manajemen Bisnis Teknisi Service Pasang AC Paling Tepat

Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:55:01 WIB

Strategi Pemasaran Digital Jasa Service Pasang AC Sukses

Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:53:01 WIB

Rincian Modal Awal Usaha Service Pasang AC Terbaru

Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:51:01 WIB