Jumlah Investor Tembus 1,48 Juta, Mandiri Sekuritas Pesat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:22:50 WIB
Gedung Mandiri Sekuritas. ( sumber : net )

JAKARTA - Integrasi sistem investasi digital Growin' ke dalam Livin' by Mandiri menstimulasi peningkatan kuantitas nasabah PT Mandiri Sekuritas.

Korporasi mencatatkan penambahan rata-rata 2.100 nasabah per hari dalam setengah tahun terakhir semenjak integrasi dieksekusi pada November 2024.

Hingga 30 Juni 2026, kuantitas nasabah Mandiri Sekuritas mencapai 1,48 juta.

Nilai tersebut melonjak empat kali lipat jika dibandingkan 364.000 nasabah pada Juli 2024.

Integrasi Growin' bersama Livin' by Mandiri memberikan akses investasi pasar modal langsung lewat aplikasi perbankan Bank Mandiri.

Nasabah tidak lagi perlu berpindah platform demi membuka rekening efek.

Growin' pun tetap tersedia lewat portal growin.id serta aplikasi pada App Store dan Google Play Store.

Sistem tersebut dilengkapi fitur Pro View yang ditujukan bagi investor aktif atau professional traders.

Integrasi antar-kanal itu menjadi bagian dari penguatan ekosistem digital Bank Mandiri.

Livin' by Mandiri memiliki basis pengguna yang luas sehingga memperluas jangkauan layanan investasi pasar modal daripada kanal konvensional.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Mandiri Sekuritas Alex Widi Kristiono menyatakan, kuantitas nasabah atau Single Investor Identification naik 70 persen secara tahunan hingga Juni 2026.

Sebanyak 86 persen dari total nasabah berasal dari Generasi Milenial dan Generasi Z.

“Layanan digital yang terus kami kembangkan membawa dampak signifikan bagi pertumbuhan jumlah nasabah. Sejak 2012, fokus kami di segmen ritel adalah menyediakan platform transaksi digital yang mumpuni, nyaman, dan aman digunakan,” ujar Alex dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).

Alex mengutarakan, Mandiri Sekuritas bakal terus menyempurnakan Growin' supaya semakin mudah digunakan sehingga lebih banyak masyarakat menanam modal di pasar modal.

“Selain mengembangkan segmen ritel, kami juga membangun bisnis nasabah dari segmen institusi, perusahaan swasta, dan BUMN melalui layanan Capital Market Institutional dan Investment Banking,” paparnya.

Mandiri Sekuritas telah beroperasi selama 26 tahun sejak didirikan pada 31 Juli 2000.

Perusahaan mempunyai tiga lini bisnis, yakni retail, capital market, dan investment banking.

Ketiga lini tersebut didukung riset makroekonomi, saham, serta obligasi untuk menunjang kebutuhan investasi nasabah.

Selain beroperasi di Indonesia, Mandiri Sekuritas juga didukung Mandiri Securities Pte. Ltd. di Singapura.

Lonjakan nasabah ritel yang didominasi Milenial dan Gen Z turut menyokong pendalaman pasar modal domestik.

Mandiri Sekuritas juga menyabet penghargaan Best Broker Indonesia 2026 dari Extel International serta Best Investment Bank Indonesia 2026 dari Alpha Southeast Asia.

Tags

Terkini