Zurich Indonesia Perluas Investasi Wirausaha Muda

Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:22:50 WIB
Presiden Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia. ( sumber : net )

JAKARTA - Di tengah perkembangan ekonomi kreatif yang melampaui laju ekonomi nasional, PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk (ZADI), perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, memperluas penanaman modal dalam pengembangan kewirausahaan generasi muda lewat program Student Company bersama Prestasi Junior Indonesia yang diselenggarakan pada 1 Agustus 2026 lalu.

Inisiatif yang dijalankan lewat Zurich Entrepreneurship Program serta Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program tersebut telah melibatkan 1.173 pelajar sekolah menengah atas dan kejuruan dari 45 sekolah di Indonesia.

Dari inisiatif itu terbentuk 45 perusahaan siswa dengan perolehan kolektif melampaui Rp 483 juta.

Country Manager Zurich Indonesia sekaligus Presiden Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk Edhi Tjahja Negara menyampaikan, lewat Zurich Entrepreneurship Program, pihaknya menyalurkan pengalaman, relasi, serta keahlian para pegawai lewat pendekatan kerelawanan berbasis keahlian.

"Hal ini agar siswa memperoleh perspektif nyata mengenai bagaimana sebuah bisnis dibangun, dikembangkan, dan bertahan di tengah perubahan," ujar Edhi, melalui keterangan pers, Selasa (4/8/2026).

Inisiatif tersebut berlangsung di tengah menaiknya sumbangan ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional.

Berdasarkan Statistik Ekonomi Kreatif 2025, sektor ini menyumbang Rp 1.757,87 triliun terhadap produk domestik bruto Indonesia, bertumbuh 6,86 persen, lebih tinggi jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen, serta menampung 27,4 juta tenaga kerja.

Ketua Pengurus Prestasi Junior Indonesia Pribadi Setiyanto mengemukakan Student Company direncanakan bukan sekadar simulasi usaha, melainkan ruang edukasi yang mempertemukan pelajar dengan dunia bisnis agar memperoleh pengalaman mendirikan usaha secara langsung.

"Indonesia tidak kekurangan generasi muda kreatif. Tantangan kami adalah menghadirkan lebih banyak generasi yang mampu mengubah kreativitas menjadi inovasi, inovasi menjadi produk, dan produk menjadi nilai tambah bagi masyarakat," kata Pribadi.

Pada ajang Prestasi Junior Indonesia Company of the Year 2026, sembilan perusahaan siswa memamerkan beragam produk berbasis material lokal dan ekonomi sirkular, mulai dari kulit nabati pelepah pisang, serat daun nanas, sampai tempurung kelapa serta plastik daur ulang.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengutarakan Indonesia memerlukan lebih banyak wirausaha yang mempunyai tujuan tegas.

Menurut beliau, Student Company menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar bekerja sama, menerima masukan, hingga menghadapi kegagalan sebagai bagian dari proses mendirikan usaha.

Sementara itu, Senior General Manager Corporate Communications PT Sari Coffee Indonesia Avolina Raharjanti mengemukakan kreativitas akan memberi pengaruh apabila sanggup menjawab keperluan pembeli dan masyarakat.

Dalam perlombaan tersebut, dewan juri menilai pembaruan produk, model bisnis, keberlanjutan, kepemimpinan, performa perusahaan, serta proses pembelajaran peserta.

Dua perusahaan siswa terbaik akan merepresentasikan Indonesia pada JA Asia Pacific Company of the Year Competition 2027 yang bakal dilangsungkan di Bali pada Maret 2027.

Tags

Terkini