Insentif Kendaraan Listrik 500.000 Unit Disiapkan Pemerintah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:22:49 WIB
Menteri Keuangan Republik Indonesia. ( sumber : net )

TANGERANG - Pihak penguasa sedang mematangkan rumusan paket stimulus baru yang diperuntukkan bagi sektor kendaraan listrik.

Program kebijakan tersebut dijadwalkan menyasar kisaran 500.000 unit motor listrik beserta rangkaian kendaraan roda empat bertenaga baterai.

Menteri Keuangan dari Sumbernya menyatakan, paket rangsangan tersebut bakal segera disiarkan kepada publik dalam waktu yang tidak lama lagi.

"Masih didiskusikan, tapi dalam waktu dekat akan dikeluarkan. Sebentar lagi. Untuk 500 ribu motor," ujar dari Sumbernya usai berkunjung ke pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Tangerang, Selasa.

Dari Sumbernya menjelaskan, kuantitas 500.000 itu bersandar pada jumlah unit kendaraan yang ditetapkan sebagai target utama program.

Di samping sepeda motor listrik, negara juga menyiapkan fasilitas insentif bagi kategori mobil listrik.

Kendati demikian, ia belum bersedia mengungkap wujud nyata insentif maupun total unit mobil yang akan kebagian fasilitas itu.

"Mobil juga," ujarnya.

Menurut pandangan dari Sumbernya, Presiden Prabowo Subianto sendiri yang nantinya akan mengumumkan paket kebijakan tersebut dalam rentang dua hingga tiga pekan mendatang.

"Nanti Pak Presiden yang mengumumkan. Nanti kami lihat," kata dari Sumbernya.

Dari Sumbernya menyebutkan bahwa pihak kabinet masih merampungkan bentuk akhir dari stimulus yang akan diberikan.

Ketika dicecar pertanyaan mengenai kemungkinan adanya penghapusan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ataupun Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), dirinya belum mau memberikan penjelasan lebih jauh.

Khusus untuk jenis kendaraan hibrida, dari Sumbernya memastikan bahwa pemerintah belum memikirkan rencana pemberian subsidi.

"Saya belum dengar rencana itu. Yang ada rencananya adalah EV saja," katanya.

Pemerintah juga masih membahas cakupan pemanfaatan insentif untuk kendaraan listrik berbasis baterai nikel maupun lithium.

Meski begitu, dari Sumbernya belum membeberkan secara detail perihal skema yang sedang dimatangkan tersebut.

Tags

Terkini